Paduan Suara Unpad Masuk European Grand Prix

Kamis, 29 Agustus 2019 - 12:44 WIB
Paduan Suara Unpad Masuk European Grand Prix
Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) saat tampil pada ajang 67th International Choral Competition, Arezzo, Italia, 22-24 Agustus 2019. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) meraih juara umum pada ajang 67th International Choral Competition, Arezzo, Italia, 22-24 Agustus 2019. Atas kemenangan itu, paduan suara mahasiswa ini berhak melaju pada babak final European Grand Prix (EGP) for Choral Singing 2020 yang akan dilaksanakan di Debrecen, Hungaria.

Masuknya PSM Unpad pada EGP menjadikan paduan suara mahasiswa Indonesia pertama yang melaju ke babak final pada kompetisi tersebut. EGP merupakan puncak final paduan suara yang tergabung dalam asosiasi kompetisi di Varna-Bulgaria, Tours-Perancis, Arezzo-Italia, Maribor-Slovenia, Debrecen-Hungaria, dan Tolosa-Spanyol.

Keberhasilan PSM menjadi juara umum Gran Premio Citta d’Arezzo setelah mengalahkan kompetitor dari sembilan negara. PSM Unpad meraih penghargaan pada sejumlah kategori yang diikuti, antara lain Juara 1 kategori Musica Sacra, Juara 2 kategori Monographic Program, dan Juara 3 kategori Compulsory Program.

Selain itu, Arvin Zeinullah sebagai konduktor berhasil membawa PSM Unpad memboyong penghargaan khusus, yaitu Special Prize of Best Performance for Living Italian Composer 'Sicut Cervus' dan Special Prize of Best Interpretation for Contemporary Piece from Pietro Ferrario 'Ubi Caritas'.

Pada kategori International Festival of Folk Music, PSM Unpad juga membawa gelar juara favorit Premio Del Pubblico melalui penampilan yang ekspresif dengan menampilkan Paris Barantai, Mande-Mande, dan Gayatri.

Menurut Ketua Program Dewi Mayangsari, tim membutuhkan waktu tujuh bulan untuk meraih kesuksesan di ajang paduan terbesar di dunia tersebut. Variasi program dan kekuatan pembawaan lagu menjadi kunci kemenangan tim PSM Unpad yang beranggotakan 42 orang penyanyi. PSM Unpad membawa nama Indonesia Kirana sebagai bentuk misi kebudayaan melalui kompetisi dan pagelaran kebudayaan.
(zik)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
artikel/ rendering in 1.6692 seconds (0.1#10.140)