alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Karding dan Lukman Edy Tersingkir di Kepengurusan Baru DPP PKB

Abdul Rochim
Karding dan Lukman Edy Tersingkir di Kepengurusan Baru DPP PKB
Abdul Kadir Karding (kiri) dan Lukman Edy. Foto/SINDOnews/Dok

JAKARTA - Dua pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2014-2019, Abdul Kadir Karding dan Lukman Edy terpental dari kepengurusan DPP PKB Periode 2019-2024.

Nama keduanya tidak tercantum dalam daftar struktur kepengurusan baru yang diumumkan Wakil Ketua Umum Bidang Kesra dan Perekonomian yang juga Steering Commite Muktamar VI PKB Ida Fauziyah di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Sebelumnya, Karding merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB Periode 2019-2024 sebelumnya akhirnya di tengah jalan digantikan oleh Hanif Dhakiri dan posisinya kemudian dipindah sebagai Ketua DPP.



Sementara Lukman Edy sebelumnya juga pernah menjabat sebagai sekjen dan pada kepengurusan 2014-2019 lalu sebagai ketua DPP PKB.

Terkait tidak adanya nama kedua sosok penting dalam kepengurusan DPP PKB sebelumnya itu, Ida Fauziyah mengatakan dalam kepengurusan ini hampir semua didominasi oleh pengurus lama.

Sebelumnya, Ida telah mengirimkan edaran dalam grup WhatsApp (WA) DPP mengenai kesediaan para pengurus lama untuk diminta kembali mengabdi para kepengurusan DPP periode 2019-2024, namun hingga hari ini, baik Karding maupun Lukman Edy, tidak menyerahkan pernyataan kesediaan.

"Kami minta agar yang berkenan untuk mengabdi kembali ke kepengurusan periode 2019-2024, mengisi pernyataan kesediaannya. Berdasarkan kesediaan yang masuk itulah, kemudian ketum menyusun (daftar kepengurusan DPP-red)," ujar dia.

Ida menegaskan Karding dan Lukman Edy tidak menyerahkan pernyataan kesediaan yang telah dibagikan dalam grup WA. "Tidak (mengirim-red), berarti tidak mengisi kesediaan," tegas Ida.

Dia mengatakan, pernyataan kesediaan tersebut disebar secara terbuka. "Saya sendiri yang mengumumkan. Saya yang mengumumkan kepada seluruh pengurus yang berkenan untuk mengabdi kembali di PKB, maka dimohon untuk mengisi kesediaan. Diumumkan kepada seluruh pengurus. Itu saya yang diminta untuk mengumumkan," ungkap dia.

"Tentu dasar penyusunannya berdasarkan dari kesediaan pengurus untuk kembali atau tidak," lanjut Ida.

Menurut dia, semua pengurus DPP periode sebelumnya diperlakukan secara sama. "Ini kan WA grup itu seluruh koordinasi, seluruh komunikasi kami lakukan di grup. Hari gini semua pakai mekanisme itu," pungkas dia.



(awd)