alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ribuan Warga Lembang Meriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI

Adi Haryanto
Ribuan Warga Lembang Meriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI
Beberapa peserta menyajikan kreasi unik dalam Karnaval Agustusan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI di Alun-alun Kecamatan Lembang, KBB, Kamis (15/8/2019). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Untuk menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, warga di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar karnaval Agustusan, Kamis (15/8/2019).

Acara ini diikuti oleh sebanyak 8.000 peserta mulai dari pelajar TK, SD, SMP hingga SMA dan juga maayarakat umum dimana kegiatan difokuskan di Alun-alun Lembang.

Pantauan SINDOnews, arak-arakan yang ditampilkan oleh setiap peserta berbeda-beda dan memiliki keunikan tersendiri. Mulai dari marching band, angklung, keanekaragaman pakaian adat, kendaraan militer hias, pakaian pengantun, hingga atraksi-atraksi lainnya sehingga membuat masyarakat dan pengguna jalan yang melintas merasa terhibur.



"Lembang ini kan daerah wisata, makanya dengan adanta karnaval Agustusan menjelang HUT RI diharapkan bisa meningkatkan image Lembang sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat," terang Camat Lembang, Slamet Nugraha.

Dia mengatakan, dengan adanya kegiatan karnaval ini juga diharapkan bisa meningkatkan kebersamaan masyarakat dari 16 desa di Kecamatan Lembang untuk menjaga budaya dan kearifan lokal. Oleh karena itu tema yang diambil dalam karnaval ini adalah disiplin berbudaya, meningkatkan kemandirian untuk menunju Indonesia yang unggul.

Terselenggaranya karnaval yang meriah ini, lanjut dia, ke depan Lembang harus menjadi daerah percontohan dalam melestarikan kesenian dan kebudayaan. Sebelum mengadakan karnval, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat desa, RT/RW, instansi pemerintahan serta komunitas seni dan budaya supaya supaya bisa ikut serta memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini.

"Masyarakat sangat antusias menyaksikan acara ini. Untuk peserta yang ikut memeriahkan ada sekitar delapan ribuan," ucapnya.

Seorang penonton warga Lembang, Agus (38) mengatakan, karnaval tersebut memang setiap tahun digelar, tepatnya sebelum HUT Kemerdakaan pada 17 Agustus. Semua pihak terlibat dari masyarakat umum sampai budayawan dan pelaku seni. Tujuannya untuk meningkatkan kebersamaan setiap masyarakat karena setiap tahun temanya berbeda-beda dan yang ditampilkan juga tidak pernah sama.

"Kesenian tradisional selalu ditampilkan dan berbeda-beda setiap tahunnya, ini karena perwakilan warga di 16 desa se-Kecamatan Lembang tidak pernah absen berpartisipasi," tuturnya.



(awd)

loading...