alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemprov Jabar Bantu Bangun Fly Over di Stasiun Citayam dan Dewi Sartika

R Ratna Purnama
Pemprov Jabar Bantu Bangun Fly Over di Stasiun Citayam dan Dewi Sartika
Tahun 2020 direncanakan akan dibangun fly over Stasiun Citayam dan underpass Dewi Sartika. Foto kondisi perlintasan kereta api di Stasiun Citayam/Ist

DEPOK - Tahun 2020 direncanakan akan dibangun fly over Stasiun Citayam dan underpass Dewi Sartika. Pembangunan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Depok. Tujuannya untuk mengatasi kemacetan di Depok. "Tahun depan baru konstruksi, sekarang masih menyusun Detail Engineering Design (DED)," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Jabar, Koswara, Kamis (15/8/2019).

Koswara menjelaskan, untuk banyaknya lahan underpass tidak terlalu banyak. Namun secara detil dia tidak bisa memastikan berapa banyak lahan yang harus dibebaskan. "Belum pasti sih berapa lahan yang dibebaskan, yang jelas underpass lebih sedikit pembebasan lahannya kalau dilihat sekilas dari kajiannya," tukasnya.

Untuk fly over Stasiun Citayam akan memiliki panjang 200 meter. Sementara, underpass Jalan Dewi Sartika akan dibangun sepanjang 100 meter. "Desainnya masih kita buat tahun ini, tahun depan sudah bisa groundbreaking," paparnya.



Adapun, Pemerintah Provinsi Jawa Barat gelontorkan dana sekitar Rp240 Miliar untuk atasi kemacetan di Depok dengan membangun fly over dan underpass. Selain itu di Stasiun Citayam juga akan dilakukan penataan. Mengingat disana cukup banyak pedagang kaki lima dan angkutan umum yang mengetem.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, pembangunan underpass di Jalan Dewi Sartika Kota Depok, diharapkan dapat mengentaskan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. "Kawasan itu memang sering sekali terjadi kepadatan kendaraan, karena dekat persimpangan dan jalur kereta," kata Pradi.

Banyak warga yang mengeluhkan kemacetan di lokasi tersebut, terutama saat peak hours. "Bukan hanya Dewi Sartika, dekat stasiun citayam juga begitu, makanya kami berniat membangun underpass," paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, kemacetan yang terjadi di kedua jalan itu baik di Jalan Dewi Sartika maupun Jalan Raya Citayam selalu terjadi pada jam-jam sibuk pagi dan sore. "Untuk pagi, peak hournya dari pukul 06.00 hingga 08.00, sedangkan pada sore hari mulai pukul 16.00 hingga 20.00 WIB," kata Dadang.

Dadang mengatakan, alasan kemacetan itu karena headway atau jarak waktu kereta satu dengan yang lainnya berdurasi 3 sampai 5 menit. "Kondisi weekend peak hournya mulai dari pukul 11.00 hingga 20.00 WIB," paparnya.

Kondisi peak hour baik di weekend maupun weekday pun bervariatif, mengingat pola pergerakan orang di dalam kota pada weekend 85 persen di dalam kota sementara pada weekday pola pergerakannya 60 persen keluar dan 40 persen didalam. "Paling padat di weekend minggu pertama dan keempat setiap bulannya," pungkasnya.



(sms)

loading...