alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

3 Emak-Emak Karawang Divonis 6 Bulan Penjara, Ini Respons Jubir Prabowo

Rico Afrido Simanjuntak
3 Emak-Emak Karawang Divonis 6 Bulan Penjara, Ini Respons Jubir Prabowo
Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto/Dok SINDOnews

JAKARTA - Tiga emak-emak dari Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi (Pepes) divonis 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Karawang karena terbukti melakukan kampanye hitam. Menanggapi hal itu, Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sudah dilakukan.

Dahnil berharap tiga emak-emak yakni Citra Widaningsih, Engkay Sugiyanty dan Ika Peranika segera bebas lantaran telah menghuni penjara sekitar lima bulan selama proses hukum berlangsung.

Menurutnya, kerja tim advokasi sudah sangat maksimal, sehingga vonis hakim hanya 6 bulan penjara. "Sehingga Insya Allah dua minggu lagi emak-emak asal Karawang tersebut akan bebas dan bisa berkumpul dengan keluarga," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak dihubungi wartawan, Rabu (31/7/2019).



Dia mengatakan, bagi Prabowo yang paling penting adalah untuk mengubur dendam politik sebagai residu Pilpres 2019 yang lalu, harus ada langkah-langkah strategis untuk mewujudkannya. "Tanpa harus mengabaikan upaya penegakan hukum yang proporsional, termasuk sejak awal Pak Prabowo sebutkan terkait dengan pemulangan Habib Rizieq Shihab, dan menghindari dendam politik berkepanjangan," kata mantan ketua umum PP Pemuda Muhamadiyah ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, sejak awal sikap Prabowo terang terkait dengan kampanye hitam, yakni tidak memberikan ruang terhadap tindakan-tindakan berupa fitnah dan hoaks. "Namun, beliau juga concern pada penegakan hukum yang adil dan berkeadilan, bukan penegakan hukum yang berpihak kepada yang berkuasa, siapa pun penguasanya," pungkasnya. (Baca juga: Kasus Kampanye Hitam, 3 Emak-Emak Karawang Divonis 6 Bulan Penjara).



(zik)