alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Warga Ciater Sempat Panik Saat Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

Didin Jalaludin
Warga Ciater Sempat Panik Saat Erupsi Gunung Tangkuban Parahu
Gunung Tangkuban Parahu saat erupsi, Jumat (26/7/2019) sore. Foto/Istimewa

SUBANG - Warga Kecamatan Cinter, Kabupaten Subang merasakan betul erupsi Gunung Tangkuban Perahu. Mereka menyaksikan langsung saat gunung api itu mengeluarkan asap tebal karena kecamatan ini lokasinya berdekatan dengan Gunung Tangkuban Parahu.

"Saat melihat asap tebal membumbung ke udara, warga sempat panik. Bahkan, ada sebagian warga berniat lari, khawatir terjadi letusan besar," kata Dendi (38) warga Desa/Kecamatan Ciater, Subang, Jumat (26/07/2019) malam.

Kepanikan semakin menjadi setelah dia melihat video kepanikan wisatawan yang berada tidak jauh dari kawah Gunung Tangkuban Parahu menyebar di media sosial beberapa menit setelah gunung erupsi. Dalam video tampak juga hujan abu turun disertai asap yang semakin tebal membumbung ke angkasa.



"Beberapa menit erupsi, informasi ini sudah tersebar luas. Bahkan, saudara saya di Jawa Tengah menelepon menanyakan situasi di sini,” ungkapnya.

Namun demikian, kepanikan itu mereda setelah aparat desa bersama tim penanggulangan bencana setempat meminta agar warga tidak panik. Mereka memastikan jika aktivitas erupsi gunung masih dalam batas aman.

"Sejauh ini (Ciater) aman. Apalagi sudah ada imbauan agar warga tidak panik dan dipastikan kondisi gunung akan kembali normal. Kami bisa tidur nyenyak," tutur Dendi.

Diketahui, Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada Jumat sore, pukul 15.48 WIB. PVMBG memastikan erupsi berasal dari Kawah Ratu. Saat ini, petugas dari TNI/Polri, termasuk petugas BPBD dan BMKG sudah berada di lokasi dan Untuk sementara waktu Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Perahu pun ditutup.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Subang Darmono Indra menyebutkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 30 detik.

"Sementara ini, kondisinya relatif aman, tidak perlu panik, tapi tetap harus waspada. Kondisi saat ini, Gunung Tangkuban Parahu berada pada status level 1 atau normal. Erupsi Gunung Tangkuban Parahu dapat digolongkan sebagai erupsi kecil," pungkasnya.



(abs)