alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

KNKT Investigasi Penyebab Kecelakaan Pesawat Latih Cessna 172

Toiskandar
KNKT Investigasi Penyebab Kecelakaan Pesawat Latih Cessna 172
Petugas gabungan mengunakan excavator untuk menggevakuasi pesawat Cessna 172 dari dasar Sungai Cimanuk. Foto/INewsTV/Toiskandar

INDRAMAYU - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi untuk menguak misteri penyebab kecelakaan yang dialami pesawat latih Cessna 172 di Sungai Cimanuk, Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.

Investigasi dilakukan setelah petugas gabungan dari Dit Polair polda Jabar, Polres Indramayu, Kodim 0616, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu berhasil mengevakuasi bangkai pesawat itu dari dasar Sungai Cimanuk ke permukaan pada Selasa (23/7/2019) sore.

Wakapolres Indramayu Kompol Fajar Widia Darma mengatakan, proses evakuasi bangkai pesawat yang diawaki oleh korban meninggal M Salman Alfarisi (24) dan korban selamat Arthur Arfa (23) siswa AAA Flying School Cirebon itu cukup sulit dan petugas sempat mengalami kendala akibat peralatan kurang memadai.



Namun, kata Fajar, petugas tetap berupaya mengangkap pesawat nahas tersebut dengan penyelaman dan menenggelamkan beberapa drum berisi air yang diikatkan ke bangkai pesawat.

Kemudian air yang berada di dalam drum didorong dengan menggunakan kompresor dan ditarik dengan alat berat exkavator. "Dengan cara tersebut, petugas berhasil mengangkat pesawat ke permukaan air lalu ditarik ke tepi sungai," kata Fajar.

Kondisi pesawat mengalami rusak pada bagian depan. "Untuk investigasi, kami serahkan kepada yang lebih berwenang yaitu KNKT," ujar Wakapolres.

Sementara itu, petugas KNKT belum bisa menyimpulkan penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut. Pihak KNKT akan melakukan investigasi dan koordinasi dengan pihak Bandara Penggung dan Kertajati Majalengka.

Diketahui, sebelumnya pesawat Cessna 172 Call Sign PK- WUG djatuh di Sungai Cimanuk, Blok Kijang Satu, Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu pada Senin 22 Juli 2019. (BACA JUGA: Salman Korban Pesawat Cessna Jatuh di Sungai Cimanuk Ditemukan Meninggal)



(awd)