alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Alumni IPNU Dorong Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Pilih Kader Muda NU

Agus Warsudi
Alumni IPNU Dorong Pemerintahan Jokowi-Maruf Pilih Kader Muda NU
Alumni IPNU menggelar Halaqah ke-8 selama dua hari 7-8 Juli 2019 Gedung Negara, Kabupaten Sumedang. Foto/Istimewa

SUMEDANG - Majelis Alumni Ikatan Pelajara Nahdlatul Ulama (MA-IPNU) mendorong pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin memilih kader muda Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengisi Kabinet Kerja periode 2019-2024.

Dorongan MA-IPNU itu dihasilkan dari Halaqah dan Silaturahim Nasional (Silatnas) ke-8 selama dua hari 7-8 Juli 2019 Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Ratusan alumni IPNU yang tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi hadir pada Silatnas ke-8 tersebut. Hampir semua alumni IPNU saat ini telah telah menjadi tokoh nasional.



Sebut saja Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini, Wakil Ketua MUI KH Zainut Tauhid Saadi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati Blora Jateng Arif Rohman, dan Deputi Kepemudaan Kemenpora Asrorun Niam Sholeh.

Ketua Presidium Pusat MA-IPNU Hilmi Muhammadiyah mengatakan, alasan yang mendasari adalah bahwa warga NU khususnya IPNU selama ini telah teruji kepemimpinan nasionalnya dan selalu terdepan dalam mempromosikan berdirinya Indonesia yang ramah dan toleran dalam rangka tegaknya Negara Kesatuan Republik Indoneia (NKRI).

"Selain itu dalam masa pilpres 2019 kemarin, beberapa survei nasional menyatakan bahwa suara warga nahdliyyin bulat mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin," kata Hilmi.

Lima butir Hasil Halaqah dan Silatnas ke-8 antara lain:

1. Seluruh anggota dan Alumni IPNU siap mempromosikan moderasi Islam yang ramah, toleran, dan mengedepankan dialog dengan seluruh elemen bangsa dan mempromosikan Islam yang damai bagi seisi alam dengan landasan Trilogi Ukhuwah. Yakni, ukhuwah Islamiyah atau persauaraan sesama umat Islam, ukhuwah wathaniyah (persaudaraan dalam ikatan kebangsaan), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia).

2. Mendorong Alumni IPNU untuk mengefektifkan Lembaga Amil Zakat NU (Laziz NU) dalam upaya mengefektifkan pemberdayaan ekonomi ummat

3. Meminta Presiden Jokowi agar dalam menyusun kabinet kerja memperhatikan kader muda yang jelas ideologi kebangsaan ke-Indonesiaannya dalam bingkai NKRI.

4. Menyiapkan kader IPNU siap pakai untuk didistribusikan sebagai pembantu pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

5. Merekomendasikan kader-kader muda alumni IPNU untuk membantu kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin sesuai bidang dan Profesionalitas masing-masing.



(awd)