alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ribuan Petugas Lapas dan Imigrasi Akan Dapat Pembekalan dari Kapolda

Agus Warsudi
Ribuan Petugas Lapas dan Imigrasi Akan Dapat Pembekalan dari Kapolda
Kadiv Pas Kanwil Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris (dua dari kiri). Foto/Istimewa

BANDUNG - Sebanyak 2.400 petugas imigrasi, rumah tahanan (rutan), dan lembaga pemasyarakatan (lapas) se-Jawa Barat akan dikumpulkan di Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik, Kota Bandung pada Senin 8 Juli 2019.

Mereka akan mendapat arahan dan pembekalan dari Kapolda Jabar Rudy Sufahriady, Pangdam III Siliwangi Mayjen Tri Soewandono, dan Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris mengatakan, pembekalan tersebut terkait pengamanan lapas dan rutan di Jabar dan untuk petugas detensi Kantor Imigrasi.



Pembekalan yang akan diberikan, kata Abdul, terkait pengamanan rutan dan lapas. Kapolda akan memberikan wawasan terkait hal-hal yang perlu diwaspadai, berkaca kepada kerusuhan di Lapas Langkat, Pekanbaru; Loksuken, Aceh; dan Polewali Mandar.

"Kemudian berkaca juga pada kasus-kasus penemuan narkotika di lapas, rutan, dan bandara. Kemarin ada temuan narkotika di Bandara Husein Sastranegara," ujar Aris.

Dia mengemukakan, kegiatan itu juga rencananya akan dihadiri Menkum HAM Yasona Laoly. Tujuan dari kegiatan itu untuk mengkolaborasikan tiga instansi yang memiliki fungsi pengamanan.

"Bahwa kami ingin memastikan tidak ada lagi pengendalian narkotika di lapas dan rutan hingga penyelundupan narkotika di bandara dan penyimpangan-penyimpangan lain," ujar Kakanwil.

Pembekalan oleh Kapolda, Pangdam dan Kepala BNNP, tutur Abdul, sangat penting. Mengingat jumlah penghuni lapas dan rutan mencapai 23.500 orang. Sedangkan, kapasitas lapas dan rutan hanya 15.000 orang.

"Itu pekerjaan luar biasa karena meski petugas kami hanya 3.500 orang, kami harus tetap eksis memberikan pelayanan," tutur Abdul.

Kepala Divisi Imigrasi Arie Budijanto menambahkan kolaborasi ini perlu untuk para petugas di kantor imigrasi. "Kami memandang perlu. Petugas detensi imigrasi perlu dikuatkan dalam menjalankan tugas," kata Arie.



(awd)