alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Geo Dipa Energi Libatkan Puluhan Siswa Tanam Pohon di Kawasan Patuha

Agung Bakti Sarasa
Geo Dipa Energi Libatkan Puluhan Siswa Tanam Pohon di Kawasan Patuha
Puluhan Siswa SD dan SMP ikut terlibat dalam penanaman pohon di kawasan Lapangan Panasbumi Patuha yang digelar PT Geo Dipa Energi, Selasa 18 Juni 2019. Foto/Istimewa

BANDUNG - Sedikitnya 80 siswa SD dan SMP antusias mengikuti kegiatan penanaman pohon yang digelar PT Geo Dipa Energi (Persero) di kawasan Lapangan Panasbumi Patuha, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pelibatan siswa siswi SD dan SMP yang berasal dari sekitar lokasi perusahaan tersebut sebagai upaya untuk menanamkan kesadaran terhadap pentingnya kelestarian lingkungan sejak dini, demi keberlangsungan hidup masyarakat dan generasi mendatang.

Kegiatan penghijauan yang digelar pada Selasa 18 Juni 2019 itu juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Perhutani BKPH Ciwidey, PTPN VIII Rancabolang, The Aspinall Foundation, Bird Life Indonesia, Perhimpunan Anggrek Indonesia, dan Pencinta Alam Patuha.



General Manager PT. Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha Supriadinata Marza menyatakan, kegiatan penghijauan ini pun menjadi wujud tanggung jawab PT Geo Dipa Energi (Persero) sebagai perusahaan yang memperhatikan kelestarian dan lingkungan hidup sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.

"Saat ini, upaya-upaya penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air serta reboisasi dan penghijauan sudah tidak dapat ditunda lagi," ungkap Supriadinata dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (21/6/2019).

Terlebih, lanjut dia, bumi kini tengah menghadapi ancaman global yang serius, seperti banjir, erosi, tanah longsor, kekeringan, pemanasan global, rusaknya lingkungan alam, kepunahan, hingga punahnya beberapa jenis flora dan fauna dan sebagainya.

"Hutan yang terpelihara dengan baik dan lahan yang ditumbuhi pepohonan dengan cukup akan berfungsi lindung bagi lahan di sekitarnya," katanya.

Menurut dia, lahan yang ditumbuhi pepohonan akan berfungsi baik dalam menata air serta menyerap dan menyimpan air. Selain itu, lahan pun menjadi subur dan kelembapan tanah, udara, serta iklim dapat terjaga keseimbangannya.

"Kegiatan ini pun untuk mendukung program Satapok (Sabilulungan Tanam Pohon Kesayangan) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bandung," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 200 bibit pohon rasamala, puspa, salam, manglid, dan huru. Pemilihan jenis pohon yang ditanam sesuai informasi lebih detail dari HSE Manager PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha, M.S Dencio bahwa program revegetasi ini pun menjadi bagian dari pembuatan jembatan makanan untuk surili, lutung, dan owa jawa yang banyak ditemukan di kawasan Gunung Patuha.

"Sebab, secara prinsip, jenis monyet yang langka ini harus memakan sekitar 60 persen dedaunan muda untuk kesehatan pencernaan dalam kehidupan. Poin penting yang dapat disampaikan bahwa jaringan rantai makanan untuk rantai kehidupan ini dapat terpenuhi," ujarnya.

Dengan seluruh realisasi penghijauan tersebut, PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha mencatat sudah menanam sekitar 6.080 pohon sejak penanaman dimulai 2016 lalu. Manfaat atas program tersebut kini mulai terasa secara konkret, yakni terserapnya gas karbon sebanyak 557,280 juta ton atau senilai Rp18,095 miliar.

Supriadinata menambahkan, kegiatan penghijauan ini pun menjadi langkah nyata kepedulian PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha dalam peningkatan kualitas lingkungan sekitar. "Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat, agar bisa menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang," pungkasnya.



(zik)