alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Warga KBB Hasilkan 40 Ton Sampah pada Malam Takbiran

Adi Haryanto
Warga KBB Hasilkan 40 Ton Sampah pada Malam Takbiran
Volume sampah rumah tangga dan pasar tradisional di KBB selama libur lebaran mencapai sebanyak 52 ton. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Volume sampah yang dihasilkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama libur lebaran cukup fantastis. Rata-rata per hari sampah yang dihasilkan bisa mencapai tiga ton, dan puncaknya pada malam takbiran, sampah yang dihasilkan mencapai 40 ton.

"Volume sampah yang dihasilkan sangat besar. Bahkan hasil penghitungan kami saat malam takbiran, sampah mencapai 40 ton hanya dari tiga kecamatan. Yakni Lembang, Padalarang, dan Batujajar," ungkap Kepala UPT Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup KBB, Rudi Huntadi, Selasa (11/6/2019).

Rudi menyebutkan, sampah tersebut bersumber dari rumah tangga hasil konsumsi masyarakat serta sampah di pasar tradisional. Setiap tahunnya pada momentum lebaran volume sampah selalu mengalami peningkatan jika dibandingkan hari biasa.



Oleh sebab itu pihaknya mengantisipasi dengan menyiapkan armada dan petugas kebersihan di sejumlah titik terutama di jalur protokol.

Secara keseluruhan, lanjut dia, sepanjang libur lebaran tahun ini, volume sampah yang berhasil diangkut oleh UPT Kebersihan pada DLH KBB mencapai 52 ton.

Sampah tersebut yang paling banyak bersumber di saat malam takbiran hingga akhir liburan kemarin. Sisanya sebanyak 12 ton itu dihasilkan pada libur lebaran sejak Kamis (6/6/2019) hingga Minggu (9/6/2019).

"Kalau dirata-ratakan pada periodisasi libur lebaran sampah yang dihasilkan di jalur protokol Lembang saja yang merupakan daerah tujuan wisatawan mencapai sebanyak 3 ton," ucapnya.

Dia menyebutkan, pada saat momentum libur lebaran atau pada malam takbir UPT Kebersihan mengerahkan 13 armada sampah dan 96 petugas. Mereka disebar ke sejumlah titik terutama di lokasi sampah liar di jalur protokol, seperti Padalarang, Batujajar dan Lembang. Sementara 13 armada yang diterjunkan terdiri dari 6 unit dump truk, 1 APSL (armada pengakut sampah liar) dan 6 motor kaisar.

"Kalau saat lebaran karena ada yang gantian libur, hanya ada 20 petugas yang siaga dan fokus di wilayah Lembang serta Padalarang dengan didukung 1 dump truk dan 2 motor kaisar," tandasnya.



(awd)