alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pertemuan Arus Lalin di Km 66, Kendaraan Mengular hingga GT Kalitama

Asep Supiandi
Pertemuan Arus Lalin di Km 66, Kendaraan Mengular hingga GT Kalitama
Antrean kendaraan tampak mengular di Gerbang Tol Kalihurip Utama (Kalitama). Antrean kendaraan terjadi akibat pertemuan arus dari Cipularang dan Tol Cipali. Foto/SINDOnews/Asep Supiandi

PURWAKARTA - Volume kendaraan arus balik di Tol Cipularang mulai meningkat signifikan sejak pagi tadi. Hal ini terlihat dari jumlah kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama di Km 69, sebagai akses ke Tol Jakarta-Cikampek (japek) semakin padat.

Bahkan terjadi pertemuan arus lalu lintas di Km 66, yakni kendaraan dari Tol Cipularang dengan Tol Cipali.

Petugas PT Jasa Marga pun terpaksa harus membuka 12 gardu tol, agar kendaraan tidak terlalu panjang mengular di Tol Cipularang. Padahal dalam kondisi normal pintu keluar paling dibuka hanya 7 gardu. Cara seperti itu pun belum bisa mengurai kepadatan karena dampak dari pertemuan dua arus kendaraan



“Berdasarkan pantauan kendaraan pemudik yang kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cileunyi sudah cukup padat. Sehingga kami sudah mengantisipasi di GT Kalitama dengan membuka 12 gardu. Apalagi ekor antrean dampak dari pertemuan arus Tol Cipularang dan Cipali sudah sampai di GT Kalitama,”ungkap petugas GT Kalitama, Undang Cece Wahab kepada SINDOnews, Minggu (9/6/2019).

Di menyebutkan, volume kendaraan dari Bandung arah Jakarta melalui Gerbang Tol Kalitama pada tiga shift terakhir sebanyak 56.659 kendaraan dari rencana sebanyak 57.532 kendaraan. Jadi, volumenya masih di bawah rencana.

Sementara itu, di Tol Cipali, kendaraan pemudik dari arah Palimanan (Cirebon) menuju Jakarta pun sangat padat, meskipun di ruas tol itu sudah diberlakukan satu arah (one way). Tingginya pemudik yang kembali ke Jakarta kemungkinan dimulianya aktivitas perkantoran serta beroperasinya sejumlah pabrik.

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adi Pratama mengaku pihak kepolisian sudah mengantisipasi apabila terjadi kepadatan kendaraan di dalam tol, yakni dengan pola contra flow dan one way. “Untuk contra flow dilakukan di wilayah Karawang saja,”ujarnya singkat.



(awd)