alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ridwan Kamil: Syukuri Nikmat Berbangsa dan Bernegara di Indonesia

Agung Bakti Sarasa
Ridwan Kamil: Syukuri Nikmat Berbangsa dan Bernegara di Indonesia
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan sambutan saat salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (5/6/2019). Foto/Istimewa

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak masyarakat untuk mensyukuri nikmat Allah SWT berupa nikmat berbangsa dan bernegara di Indonesia yang aman dan damai.

"Mari kita menjaga nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala berbangsa dan bernegara di bumi Indonesia. Pulang dari sini kita saling memaafkan, lalu kalau ada ganjalan sekecil kerikil pun kita harus saling memaafkan," kata Emil, sapaan akrab Gubernur saat memberikan sambutan salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (5/6/2019).

Oleh karena itu, Emil meminta seluruh warga Jabar untuk membangun silahturahmi dan ketakwaan agar Jabar menjadi provinsi terdepan yang kemakmuran masyarakat dan kondisi lingkungannya terjaga.



"Kita juga doakan agar para pemimpin selalu dijaga Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Selalu menjadi teladan untuk kita semua. Membawa kebangsaan kita menjadi negara adidaya di 2045. Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala meridai kita semua," ujar Emil.

"Atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan seluruh masyarakat Jawa Barat. Kami menghaturkan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah,” tambahnya.

Menurut Gubernur, jika hati dan lisan tidak damai serta penuh kebencian, akan berpotensi menghadirkan kerusuhan, peperangan, dan hilangnya persaudaraan.

Beberapa negara bubar dan dalam kondisi perang karena warganya tidak rukun, seperti Yugoslavia, Afghanistan, dan Suriah.

"Allah Subhanahu Wa Ta'ala sudah menunjukkan kepada kita bangsa yang bubar karena perpecahan. Jangan sampai nikmat besar dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala, yaitu nikmat berbangsa dan bernegara yang diperjuangkan air mata dan nyawa, terkorbankan karena perbedaan," tutur Gubernur.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Emil itu, perbedaan adalah sunnatullah atau sudah menjadi ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Maka, perbedaan sudah semestinya digunakan untuk mempererat persaudaraan, bukan menimbulkan perpecahan.

"Kita beda ormas Islam, tapi rukun Islam-nya kan sama, ada lima. Beda klub sepak bola favorit, tapi kan ngajinya sama. Kita beda parpol, tapi kan rukun iman sama. Pilpres beda, tapi kan syahadatnya sama," katanya.

Selain Emil, turut hadir Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam salat Idul Fitri 1440 H/2019 di lapangan Gasibu Bandung.

Salat Idul Fitri 1440 H/ 2019 Tingkat Provinsi Jabar berlangsung khidmat. Pimpinan Ponpes Al-Quran Al-Galah Bandung KH Cecep Abdullah Syahid bertindak sebagai imam dan Pimpinan Pesantren Miftahul Hasanah Kabupaten Bandung KH Olan Maulana, sebagai khatib.

Setelah salat Idul Fitri, Gubernur, Wagub, dan Sekda Jabar melaksanakan kegiatan Open House di rumah dinas Gubernur Jabar Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung. Para pimpinan daerah tersebut akan menyambut kehadiran warganya untuk bersilaturahmi.

Laporan Zakat Baznas Jabar
Berdasarkan laporan dari seluruh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 27 kota/kabupaten di Jabar, Baznas Provinsi Jabar mengumpulkan zakat, zakat fitrah, infak, dan sedekah, selama bulan suci Ramadan dengan total sebesar Rp443.213.345.896

Untuk pengumpulan zakat fitrah dikonversi dengan uang, yaitu sebesar Rp384. 261.216.491. Adapun pengumpulan zakat mal sebesar Rp35.248.747.914. Juga infak dan sedekah sebesar Rp23.703.381.491.



(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif