alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bupati Lakukan Mutasi dan Rotasi, 37 Pejabat KBB Tempati Jabatan Baru

Adi Haryanto
Bupati Lakukan Mutasi dan Rotasi, 37 Pejabat KBB Tempati Jabatan Baru
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna melantik 13 pejabat administrator dan 24 pejabat pelaksana hasil rotasi mutasi di Gedung Balai Diklat, Lembang, Rabu (29/5/2019). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Menjelang akhir Ramadhan dan libur lebaran, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna melakukan rotasi dan mutasi sebanyak 37 pejabat administrator dan pengawas, Rabu (29/5/2019).

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan di Gedung Balai Diklat, Lembang, dihadiri oleh Sekda KBB Asep Sodikin, para kepala SKPD, dan seluruh pejabat di lingkungan Pemda KBB.

Aa Umbara mengatakan, pelantikan di ujung Ramadhan ini merupakan komitmen dan janjinya yang akan melakukan rotasi mutasi sebanyak dua kali.



Dia pun meminta agar para pejabat yang di rotasi dan mutasi tidak ada dendam dan jadi barisan sakit hati. Sebab proses penempatan pejabat dilakukan melalui proses assesment oleh tim penilai kinerja jadi tidak sembarangan.

"Saya berkomitmen selama Ramadhan ini ada dua kali rotasi mutasi dan itu diwujudkan. Semoga tidak ada yang ngomongin di belakang atau dendam jadi barisan sakit hati," kata Umbara seusai pelantikan.

Adapun para pejabat yang diambil sumpah dan dilantik di antaranya adalah Asep Dendih jabatan lama Sekretaris DPMD menjadi Sekretaris Disdik; Jalaludin jabatan lama Kabid Pendidikan Sekolah Dasar pada Disdik menjadi Sekretaris DPMD.

Kemudian Asep Nirwan jabatan lama Kasi Sarana dan Prasarana bidang SMP menjadi Kabid SD pada Disdik; Dadang A Sapardan jabatan lama Kasi Kurikulum SMP menjadi Kabid SMP Disdik.

Dia meminta kepada 13 pejabat administrator dan 24 pejabat pelaksana yang dilantik agar bekerja sebaik-baiknya. Jika tidak maka berdosa kepada masyarakat KBB, sebab gaji dan tunjangan bagi mereka yang jabatannya naik ada penyesuaian sesuai pangkat golongannya.

Kepada mereka juga akan dilakukan evaluasi per tiga bulan, kalau jalan ditempat siap-siap diganti. "Penempatan pejabat ini karena saya ingin mewujudkan 'KBB Lumpaaat' sesuai dengan visi AKUR. Makanya kalau tidak bisa lumpat maka mohon maaf siap-siap diganti lagi," ujar dia.

Seusai lebaran, Aa Umbara sudah meminta kepada Sekda untuk kembali melakukan assesment pejabat sebagai salah satu syarat promosi dan penilaian kinerja ASN.

Ini dikarenakan masih banyaknya jabatan yang kosong, sehingga rotasi dan mutasi secara bertahap terus dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan SDM. "Termasuk juga melakukan open biding untuk jabatan eselon II atau kepala dinas," pungkasnya.



(awd)