alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemudik Mesti Waspadai Titik-Titik Rawan Longsor di Jabar

Agus Warsudi
Pemudik Mesti Waspadai Titik-Titik Rawan Longsor di Jabar
Ilustrasi/SINDOnews

BANDUNG - Musim mudik Lebaran 2019 tak lama lagi akan berlangsung. Jawa Barat menjadi salah daerah tujuan mudik dan perlintasan. Bagi pemudik, penting untuk tahu dan mewaspadai titik-titik rawan longsor jalur mudik di Jawa Barat agar mudik lancar, aman, dan selamat sampai kampung halaman.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Barat Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Sumaryono mengatakan, ketika Sub Mitigasi Pergerakan Tanah melakukan survei ke mana pun, tim pasti membuat catatan tentang karakteristik tanah dan batuan di daerah tersebut, terutama terkait titik-titik yang patut diwapadai. Titik-titik tersebut diaktualisasikan dalam bentuk peta jalan.

Daerah rawan longsor di Jabar, kata Sumaryono,  tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebagian besar di daerah-daerah berlereng, pasti potensi longsor ada terutama ketika curah hujan cukup tinggi. Seperti Kecamatan Malangbong, Garut dan Cadas Pangeran, Sumedang merupakan jalur-jalur utama yang sering dilewati pemudik. Jalur Puncak Bogor juga rawan longsor.



"Memang di situ sudah ada beberapa perkuatan, tapi ada beberapa titik yang belum diperkuat. Ke depan mungkin akan diperkuat semua sehingga mengurangi potensi longsor yang ada. Kalau di Puncak Pass kan sudah dilakukan perkuatan," kata Sumaryono di Kantor PVMBG, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (22/5/2019).

Dia mengemukakan, selain Malangbong, Cadas Pangeran, dan Puncak, hambatan arus mudik juga bisa disebabkan oleh jalur yang melambat seperti di daerah Wado, Tasikmalaya yang tanahnya mudah ambles. Lalu beberapa titik di Kota Banjar dan Cikijing, Kabupaten Kuningan.

"Nagreg, Kabupaten Bandung, bebatuannya cukup keras ya, sehingga tidak ada potensi longsor atau ambles. Jadi saat ini (Nagreg) aman sih karena pelapukannya masih jarang, tidak terlalu tebal. Kalau ada, biasanya  reruntuhan batu," ujar dia.

Sumaryono mengimbau, jika turun hujan deras sebaiknya menunda perjalanan. Artinya, berhenti dulu sampai benar-benar aman. "Di Indonesia kan karakteristik longsor dipicu oleh hujan deras. Kita kan nggak tau kapan longsor akan terjadi. Yang kita tau kan pemicunya, jelas. Daerah-daerah yang berpotensi atau rawan longsor juga sudah diketahui," tutur Sumaryono.



(zik)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif