alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kapolda Jabar Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas Pasca-Pemilu 2019

Agus Warsudi
Kapolda Jabar Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas Pasca-Pemilu 2019
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema menggelar silaturahmi dengan mahasiswa. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi

BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk turut menjaga situasi kondusif dan keamanan pasca-Pemilu 2019 khususnya di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Ajakan itu disampaikan Kapolda saat menggelar silaturahmi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Mahassiwa se-Jabar, di Hotel Elroyale, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (15/5/2019) petang.

"Hari ini saya bersilaturahmi, buka puasa bersama dengan aktivis organisasi kemahasiswaan se-Jabar. Kami kumpul untuk tatap muka, pertama untuk memperkenalkan diri saya sebagai Kapolda Jabar yang baru. Kedua, kami juga meminta kerja sama dengan mahasiswa untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Bandung dan Jawa Barat pasca-Pemilu 2019," kata Rudy.



Terkait kondusivitas Kota Bandung dan Jabar seusai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Jawa Barat di KPU Jabar beberapa waktu lalu, Rudy mengemukakan dalam keadaan kondusif, aman, dan terkendali.

"Kondisi Jabar aman dan baik-baik saja. Kami berusaha mengajak masyarakat agar tetap tenang karena sudah ada lembaga yang ditunjuk oleh negara dan dewan perwakilan rakyat (DPR) yang menentukan siapa pemenang dalam kompetisi ini (pemilu). Masyarakat jangan ikut-ikutan (aksi people power)," ujar Kapolda.

Rudy menuturkan, masyarakat Jawa Barat diharapkan tidak terlibat aksi people power di Jakarta. "Di sini saja, jaga Jawa Barat agar tetap aman dan kondusif. Terima apapun hasilnya nanti," tutur Rudy

Sementara itu, Romadon Hariyansah, salah seorang perwakilan mahasiswa yang hadir dalam acara itu, mengatakan terkait aksi people power, dia bersama seluruh maahasiswa sepakat netral dan tidak terpengaruh oleh provokasi dari pihak manapun.

"Ini momentum politik. KPU akan mengumumkan pemenang. Saya mengajak seluruh mahasiswa untuk netral, tidak terpengaruh apa pun. Saya imbau kepada para rekan mahasiswa lainnya untuk jaga kondusivitas Bandung, Jawa Barat, dan nasional. Kitatangkis semua provokasi dari Bandung. Kami koordinasi dengan teman-teman BEM se-Jawa Barat," kata Sekretaris Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini.



(awd)

loading...