alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tiga Petugas Pemilu di Kuningan Meninggal Dunia

Toiskandar
Tiga Petugas Pemilu di Kuningan Meninggal Dunia
Eha Julaeha, istri almarhum Robai, anggota linmas yang meninggal dunia akibat kelelahan setelah menjaga TPS di Desa Cibungursari. Foto/INewsTV/Toiskandar

KUNINGAN - Tiga petugas penyelenggara Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Kuningan meninggal dunia setelah melaksanakan tugas menggelar pesta demokrasi yang melelahkan.

Komsioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan Dudung mengatakan, ketiga pelenggara pemilu yang meninggal itu ketua KPPS, staf KPU, dan anggota linmas.

Anggota linmas yang meninggal setelah menjalankan tugas pengamanan pemilu, yakni Robai, warga Desa Cikubangsari, Kecamatan Karamatmulya, Kabupaten Kuningan.



Kemudian, Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Desa Dukuh Dalem, Kecamatan Ciawi Nana Rusmana dan staf KPU Kuningan Suga Utama yang meninggal dunia saat monitoring surat suara di Kantor KPU Kuningan.

Sebelum meninggal dunia akibat kelelahan, almarhum Suga Utama sedang memonitor surat suara di kantor KPU. Tiba tiba almarhum pingsan dan akhirnya mengembuskan napas terakhir.

"Sampai saat ini jumlah petugas pemilu di Kuningan yang meninggal dunia tiga orang. Mereka meninggal dunia diduga akibat kelelahan setelah bertugas mengawalan pelaksanaan Pemilu 2019. Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Jabar untuk memberikan santunan kepada tiga petugas yang meninggal dunia tersebut," kata Dudung.

Sementara itu, suasana rumah duka anggota linmas Robai diselimuti awan duka. Sejumlah warga serta kerabat langsung mendatangi rumah duka untuk memberikan bela sungkawa atas meninggalnya Robai.

Petugas linmas yang bertugas pengamanan di salah satu TPS di Desa Cikubangsari meninggal dunia pada Rabu (24/4/2019) setelah sempat dirawat selama empat hari di rumah sakit.

Eha Julaeha, istri korban mengatakan, suaminya meninggal akibat kelelahan seusai melaksanakan tugas mengamankan TPS di Desa Cibungursari.

"Awalnya suami saya mengalami pusing dan sesak napas. Terus dibawa ke rumah sakit dan sempat dirawat selama empat hari. Namun akhirnya meninggal dunia," ujar Eha.



(awd)

loading...