alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Di KBB Hanya 29% SMP Laksanakan UNBK, Sisanya UNKP

Adi Haryanto
Di KBB Hanya 29% SMP Laksanakan UNBK, Sisanya UNKP
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna didampingi Kadisdik KBB Imam Santoso dan Kepala SMPN 3 Lembang Wawan Kuswandi saat memantau pelaksanaan UNBK. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), belum semuanya berbasiskan komputer.

Tercatat dari total 173 SMP yang melaksanakan ujian, hanya 52 SMP yang bisa melaksanakan UNBK sementara 121 SMP masih menggelar Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

"Di KBB pelaksanaan UNBK tingkat SMP masih sekitar 29%, sisanya masih UNKP. Ini menjadi tantangan agar ke depan seluruh sekolah di KBB bisa semuanya melaksanakan UNBK," kata Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Imam Santoso saat memantau UNBK di SMPN 3 Lembang, Senin (22/4/2019) sore.



Dia ingin semua SMP di KBB memiliki komputer yang memadai, namun dengan keterbatasan anggaran daerah maka semua itu harus dilakukan bertahap.

Ini dikarenakan pemerintahannya pun tetap harus memperhatikan bidang-bidang lain seperti infrastruktur, kesehatan, kesejahteraan sosial, dll. Sehingga ada skala prioritas mana yang harus dianggarkan segera dalam APBD.

"Sekarang komputer yang ada di sekolah jumlahnya sekitar 8.000 unit, sementara yang ujian ada 19.000 siswa. Makanya ada sekolah yang ikut bergabung ke sekolah lain meskipun harus di-shift sampai sore seperti di sini (SMPN 3 Lembang)," imbuhnya.

Kadisdik KBB, Imam Santoso menyebutkan, fasilitas komputer yang tidak sebanding dengan jumlah siswa menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi siswa.

Sehingga sejumlah sekolah yang ujiannya masih menggunakan kertas dan pensil (UNKP), tidak hanya sekolah swasta tapi juga sekolah negeri. Tahun ini di KBB untuk SMP pelaksanaan UNBK diikuti 7.341 siswa dan UNKP 12.461 siswa.

"Disdik KBB siap melaksanakan UNBK dan USBN karena segala persiapan sudah kami laksanakan. Target kelululusan kami adalah 100%, semoga saja ujian berlangsung lancar dan sukses,” ucapnya.

Sementara Kepala SMPN 3 Lembang, Wawan Kuswandi mengatakan, tahun ini pihaknya bisa menggelar UNBK setelah tahun lalu masih numpang ke sekolah lain.

Total ada 432 siswa yang melaksanakan UNBK dengan dibagi tiga shift yakni, pagi, siang, dan sore karena komputer yang dimiliki masih terbatas yakni 163 unit. Meski dilakukan bergilir tapi pelaksanaan berjalan lancar dan siswa tetap semangat ikut ujian.

"Total 432 siswa yang ikut UNBK di sini tidak semua siswa SMPN 3 Lembang tapi ada juga dari sekolah lain. Yakni SPMN 3 Lembang sebanyak 363 siswa, SMP Terbuka Lembang 66, dan SMP TK Eagle 3 siswa," tuturnya.



(awd)