alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Raihan Suara Melejit, PKS Jabar Bakal Tempatkan 13 Kader di DPR

Agung Bakti Sarasa
Raihan Suara Melejit, PKS Jabar Bakal Tempatkan 13 Kader di DPR
Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah (ke-7 dari kanan) memprediksi 13 kader PKS asal Jabar akan duduk di DPR. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memprediksi kuat bakal menempatkan 13 kadernya asal Provinsi Jabar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyusul melonjaknya raihan suara PKS pada Pemilu 2019.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah mengatakan, prediksi tersebut mengacu pada perhitungan internal PKS, baik quick count maupun real count serta perhitungan suara secara manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menunjukkan tren positif.

Dengan capaian positif tersebut, Ledia memprediksi, sedikitnya 13 kader PKS asal Jabar akan menempati kursi DPR RI dari 14 kursi yang ditargetkan oleh Presiden PKS Sohibul Iman.



"Mudah-mudahan 13 kursi kita dapat, target Presiden (PKS) kan 14 kursi, mudah-mudahan tercapai," ujar Ledia di sela kegiatan Tasyakur Milad ke-21 PKS di Mercure Hotel, Jalan Supratman, Kota Bandung, Minggu (21/4/2019).

Menurutnya, ada beberapa wilayah yang menjadi lumbung suara PKS di Jabar pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, di antaranya Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Cimahi, dan Kota Bandung.

"Khusus di Kota Bandung dan Cimahi, kita berharap seperti Pemilu 2014 lalu dimana PKS unggul," kata Ledia yang juga calon anggota legislatif (caleg) DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Kota Bandung dan Kota Cimahi itu.

Lebih lanjut, Ledia mengaku bersyukur atas raihan suara PKS pada Pemilu 2019 ini. Selain PKS dipastikan lolos ambang batas parlemen (parliamentary treshold), suara PKS pada Pemilu 2019 juga lebih besar ketimbang Pemilu 2014.

"Meski begitu, tantangan kami pun tentu menjadi lebih besar. Kami harus betul-betul bekerja maksimal, mengadvokasi kepentingan masyarakat, dan bisa lebih menyuarakan keberpihakan pada rakyat, baik dalam regulasi dan sebagainya," tutur Ledia seraya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Senada dengan Ledia, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Bandung Tedy Rusmawan pun mengaku bersyukur atas capaian suara PKS di Pemilu 2019, khususnya di Kota Bandung. "Alhamdulillah, dukungan ke PKS kini semakin besar, semakin banyak komponen masyarakat yang mendukung PKS," ujarnya.

Menurut Tedy, capaian suara PKS tak lepas dari upaya seluruh kader PKS yang sudah membuka diri kepada berbagai komponen masyarakat, mulai seniman, budayawan, buruh, guru honorer, kaum difabel, hingga aktivis lingkungan. "Ini juga menjadi bukti PKS sangat terbuka untuk berkolaborasi," tegas Tedy.

Disinggung raihan suara PKS di Kota Bandung, Tedy memaparkan, pihaknya pun yakin suara PKS di Kota Bandung pada Pemilu 2019 lebih besar dibandingkan Pemilu 2014. Oleh karenanya, Tedy pun memprediksi jumlah kursi PKS di DPRD Kota Bandung akan bertambah.

"Kemarin kan kita punya 6 kursi. Di 2019 ini diprediksi bakal bertambah. Target kita 13 kursi, mudah-mudahan saja, kita berdoa," katanya seraya mengatakan, PKS akan semakin menguatkan diri di DPRD untuk mendukung program-program Wali Kota Bandung Oded M Daniel yang juga kader PKS.

Teddy menambahkan, melonjaknya suara PKS juga tak lepas dari upaya seluruh kader PKS yang mengusung kampanye kreatif, seperti flashmob yang banyak digelar di berbagai daerah. Selain itu, DPP PKS juga menggulirkan program politik gagasan yang sukses menyedot simpati masyarakat.

"Program pajak sepeda motor gratis, SIM seumur hidup, dan penghapusan pajak penghasilan sangat menarik simpati masyarakat," tandasnya.



(awd)

loading...