alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pastikan Pemilu 2019 Aman, Dandim 0609 Pantau Kantor KPU KBB

Adi Haryanto
Pastikan Pemilu 2019 Aman, Dandim 0609 Pantau Kantor KPU KBB
Dandim 0609/Kabupaten Bandung Letkol Arh Teguh Waluyo memantau kantor KPU KBB di Jalan Raya Tagog Apu, Padalarang, Kamis (18/4/2019). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Sehari pascapencoblosan, Komandan Kodim (Dandim) 0609/Kabupaten Bandung Letkol Arh Teguh Waluyo beserta jajarannya melakukan pemantauan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (18/4/2019).

Kedatangannya, untuk memantau pelaksanaan Pilpres dan Pileg di KBB agar dipastikan berjalan aman dan lancar. Sejauh ini, pihaknya tidak menemukan ada persoalan yang cukup berarti di lapangan, baik di KBB, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

Hal tersebut berkat kesiapan semua petugas di lapangan. "Sejauh ini kondisi setelah pencoblosan aman dan kondusif. Semuanya terkendali," kata Teguh.



Menurut Dandim, setelah usai pencoblosan di TPS, saat ini surat suara mulai bergeser ke panitia pemilihan kecamatan (PPK). Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk KPU untuk memantau hal teknis sampai akhir nanti penghitungan suara.

Disinggung masalah keamanan, Teguh menegaskan, sampai sekarang kondisi berjalan aman sebab pihaknya telah menyiapkan anggota untuk mengawal Pemilu 2019 agar aman, damai, sejuk, dan kondusif.

"Kami selalu perintahkan anggota untuk kawal dari pendistribusian di TPS ke PPK. Semoga sampai akhir nanti kondisi di wilayah Kodim 0609/Kabupaten Bandung tetap aman," ujar Dandim.

Ketua KPU KBB Adie Saputro mengatakan, sampai saat ini pihaknya baru mengerjakan input dan pindai C1 dari beberapa TPS di tiga kecamatan, yakni Ngamprah, Padalarang, dan Saguling.

Sebanyak 60 operator direkrut untuk mengerjakan penginputan data yang dibagi ke dalam dua shif, yakni pagi hingga sore dan malam. KPU KBB menargetkan proses input dan pindai data untuk lima jenis surat suara bisa selesai dalam tujuh hari.

"Kami baru terima C1 dari beberapa TPS tiga kecamatan. Mungkin karena banyak petugas di TPS yang kelelahan karena ada penghitungan yang sampai subuh, sehingga C1 belum maksimal," tutur Adie.



(awd)

loading...