alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Target PBB Kabupaten Purwakarta Rp70 Miliar

Asep Supiandi
Target PBB Kabupaten Purwakarta Rp70 Miliar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat me-launching aplikasi siceupol di di Bale Sawala Yudhistira, Kompleks Pemkab Purwakarta. Foto/Istimewa

PURWAKARTA - Pemkab Purwakarta menargetkan capaian pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp70 miliar di 2019, meski muncul riak di warga Perum Bukit Panorama Indah, Kelurahan Ciseureuh, yang mengancam penundaan pembayaran PBB terkait sebagai akibat minimnya pembangunan infrastruktur lingkungan tersebut.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Purwakarta Nina Herlina optimistis dengan target itu, asalkan didukung semua unsur dari tingkat desa hingga kecamatan. Optimisme itu dapat dilihat dari capaian triwulan pertama PBB dan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB).  

Dalam triwulan pertama di 2019, Nina mengungkapkan bahwa PBB dan BPHTB sudah sesuai target. Terkait PBB realisasi penerimaan sebesar Rp4,4 miliar lebih atau sebesar 5,9 %, sedangkan BPTHB Rp8,9 lebih atau 16,51 %. "Alhamdulillah triwulan pertama ini sudah sesuai tercapai dan sesuai target, sehingga capaian 2019 kita optimistis bisa tercapai," kata Nina.



Sementara itu, untuk menggenjot pendapatan sektor pajak, Bapenda me-launching e-PBB atau sebuah aplikasi yang memudahkan masyarakat mengakses informasi tagihan PBB dengan sajian data informasi tagihan.

Aplikasi yang diberi nama Siceupol tersebut di-launching langsung oleh Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Kamis (28/3/2019). Bupati Anne mengungkapkan, aplikasi tersebut bisa memudahkan masyarakat dalam informasi PBB.

"Sebuah inovasi yang harus diapresiasi, karena ini bentuk percepatan pelayanan kepada masyarakat dan kita tidak repot harus datang ke kantor Bapenda," ujar Anne di sela Launching e-PBB Siceupol di Bale Sawala Yudhistira, Kompleks Pemkab Purwakarta.

Kehadiran aplikasi Siceupol diharapkan mampu memotivasi serta meningkatkan pendapatan daerah, karena dengan begitu masyarakat bisa dimudahkan. "Aplikasi ini hadir di tengah masyarakat sehingga diharapkan mempermudah serta meningkatkan kontribusi terutama dalam PBB," kata Anne.

Dalam acara launching tersebut, Bapenda pun mengumumkan serta memberikan penghargaan kepada kecamatan terbaik dalam PBB yaitu Darangdan, Campaka dan Kecamatan Bojong. Posisi buncit antara lain Kecamatan Purwakarta dan Kecamatan Pasawahan. (Baca juga: Ancam Tunda Bayar PBB, Warga Minta Pemkab Ambil Alih Aset Perumahan).



(zik)