alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

LPMD Cilame Minta P2TP2A KBB Dampingi Balita Korban Pelecehan

Adi Haryanto
LPMD Cilame Minta P2TP2A KBB Dampingi Balita Korban Pelecehan
Ilustrasi/SINDOnews/Dok

BANDUNG BARAT - Aparatur pemerintah Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengaku lega setelah Polres Cimahi menindaklanjuti laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bocah 4 tahun.

Bahkan terduga pelaku yang juga merupakan tetangga korban, langsung digelandang petugas ke Mapolres Cimahi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kasus tersebut sudah tangani pihak kepolisian dan terduga pelaku sudah ditangkap. Ini yang membuat kami lega karena masyarakat sudah tidak resah dan emosi lagi," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Cilame Asep Jabar mewakili orang tua korban, Rabu (20/3/2019).



Menurutnya meskipun pelaku sudah diamankan tapi persoalan ini belum selesai. Yang sangat penting adalah bagaimana memberikan trauma healling, menjaga psikologis dan tumbuh kembang anak mengingat usianya masih 4 tahun.

Termasuk juga peran orang tua dan masyarakat di lingkungannya untuk menjaga agar anak tetap merasa nyaman dalam bermain supaya kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Untuk itu kami meminta agar Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) KBB turun memberikan pendampingan kepada korban. Tujuannya agar korban tidak trauma, takut, atau minder, yang dapat berakibat tumbuh kembangnya menjadi terganggu," pintanya.

Tidak lupa, dirinya juga berterima kasih atas tindakan aparat kepolisian yang cepat bertindak dalam menangani kasus ini. Penangkapan terduga pelaku yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari rumah korban, membuat pihaknya merasa lega.

Ini dikarenakan sempat muncul kekhawatiran pihaknya jika pelaku kabur atau emosi warga memuncak dan melampiaskannya dengan melakukan aksi main hakim sendiri kepada pelaku.

Sementara itu sepanjang awal tahun 2019, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, KBB, mencatat kasus kekerasan atau pelecehan terhadap perempuan dan anak sudah ada 5 kasus.

Jenisnya adalah pelecehan seksual atau kekerasan fisik dengan sasaran usia mulai 3 tahun sampai 15 tahun. Sedangkan sepanjang tahun lalu tercatat ada sebanyak 17 kasus yang dilaporkan dan sudah selesai penanganannya.

"Di awal tahun ini sudah ada lima kasus, ini bisa jadi karena gencarnya sosialisasi sehingga warga sekarang berani untuk lapor. Kasus seperti itu terjadi bisa karena tingkat pendidikan rendah, ditinggal istri kerja ke luar negeri, atau faktor dendam," sebutnya.



(awd)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif