alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lolos Seleksi KRN, 25 Calon Direksi bank bjb Masih Bisa Berubah

Agung Bakti Sarasa
Lolos Seleksi KRN, 25 Calon Direksi bank bjb Masih Bisa Berubah
Asda II Bidang Ekonomi Pembangunan Jawa Barat Eddy Nasution. Foto/Istimewa

BANDUNG - Sebanyak 25 calon direksi Bank Jabar Banten (bank bjb) dinyatakan telah lolos seleksi tahap awal yang digelar Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) bank bjb dan akan kembali diseleksi sebelum menjalani uji kepatutan dan kelayakan.

Hal itu diungkapkan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi Pembangunan Jawa Barat Eddy Nasution. Menurut dia, ke-25 nama calon direksi bank bjb tersebut kini sudah berada di tangan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Eddy melanjutkan, setelah menjalani seleksi lanjutan, nama-nama calon direksi bank bjb yang lolos seleksi tersebut akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dijadwalkan digelar pada 25 Maret mendatang.



"Kalau Pak Gub sudah dapat nama itu, nanti akan dikirim ke KRN untuk kemudian dikirim ke OJK untuk di-fit and proper," ujar Eddy di Bandung, Rabu (20/3/2019).

Kemudian, para calon direksi yang lolos uji kelayakan dan kepatutan di OJK tersebut nasibnya akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank bjb yang dijadwalkan digelar 30 April 2019 mendatang.

Namun, saat disinggung nama calon direksi yang lolos seleksi tahap awal, Eddy enggan membocorkannnya. Terlebih, kata Eddy, nama-nama tersebut masih bisa berubah.

Eddy menyebut, ke-25 nama itu kemungkinan akan dikerucutkan hanya menjadi delapan nama. "Kemungkinan delapan, tergantung nanti Pak Gubernur, mau gak ganti lagi di dalam dengan yang lain. Kan gak tahu," ujarnya.

Dalam proses uji kelayakan dan kepatutan, lanjut Eddy, OJK akan menguji dua kandidat untuk masing-masing posisi direksi bank bjb. "Tapi kata OJK, satu (kandidat) pun cukup, (karena) ada aturan baru," katanya.

Eddy menambahkan, kini terdapat beberapa posisi direksi yang kosong di bank bjb, salah satunya jabatan Direktur Komersial dan UMKM yang terakhir diisi almarhum Agus Gunawan.

Tak hanya itu, menurut dia, Ridwan Kamil pun mewacanakan penambahan posisi direksi baru yang khusus menangani sistem informasi dan teknologi (SIT) perbankan.

"Pak Gubernur mewacanakan nambah satu Direktur IT (Informasi Teknologi) karena tanpa IT, bank ini ketinggalan, jadi Pak Gubernur antisipasi," jelasnya.

Disinggung kualitas SIT bank bjb yang belum maksimal hingga mendasari Ridwan Kamil untuk menambah satu jabatan Direktur IT, Eddy tidak membantahnya. "Saya tidak mengatakan itu, tapi real-nya sebagian begitu," tandas Eddy.



(awd)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif