alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ada Sembilan Mortir Zaman Belanda di Rumah Warga Dago Ini

Agus Warsudi
Ada Sembilan Mortir Zaman Belanda di Rumah Warga Dago Ini
Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jabar menemukan sembilan mortir yang diperkirakan dari zaman penjajahan Belanda, di sebuah rumah di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa (5/3/2019). Foto/SINDOnews/Agus Warsudi

BANDUNG - Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jabar menemukan sembilan mortir yang diperkirakan dari zaman penjajahan Belanda, di sebuah rumah di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa (5/3/2019).

Saat ini tim Jihandak masih melakukan penyisiran menggunakan metal detector untuk mencari dan menenemukan mortir lain di rumah milik Kevin Permana (27).
"Awalnya hanya satu mortir di kedalaman satu meter. Terus digali lagi sedalam lima meter, ditemukan mortir kedua dan seterusnya sampai sembilan mortir. Kondisi mortir dalam keadaan baik," kata Kapolsek Coblong AKP Auliya Dhjabar di lokasi kejadian, Selasa (5/3/2019).

Auliya mengemukakan, saat ini ada sembilan mortir yang ditemukan, namun diduga lebih dari sepuluh mortir yang tertimbun di tanah. Itu diketahui dari hasil deteksi metal detector yang digunakan tim Jihandak.



"Pemilik rumah tidak mengetahui asal- muasal dari mortir-mortir tersebut. Sebelum ditempati dan dibangun rumah pada 1940 oleh pemilik, lokasi temuan mortir ini dulunya merupakan tanah lapang," tutur Kapolsek.

Diketahui, dua tukang bangunan yang tengah merenovasi rumah milik Kevin Permana (27) di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, menemukan mortir zaman Belanda, Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Dua tukang bangunan yang merenovasi fondasi kanopi di halaman depa  rumah saya, sedang menggali menggunakan linggis. Setelah menggali sedalam 1,5 meter, linggis mengenai benda keras seperti besi. Semula tukang mengira benda itu sebuah knalpot," kata Kevin, di lokasi kejadian. (Baca juga: 2 Tukang Bangunan di Dago Temukan Mortir).



(zik)