alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rp5,6 M Disiapkan untuk Perbaiki Jalan Sarimukti-Kertamukti

Adi Haryanto
Rp5,6 M Disiapkan untuk Perbaiki Jalan Sarimukti-Kertamukti
Pengguna jalan melintas di ruas jalan Sarimukti-Kertamukti, Kecamatan Cipatat, yang sejak tahun 2004 atau saat KBB masih bergabung dengan Kabupaten Bandung belum tersentuh perbaikan. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Ruas Jalan Sarimukti-Kertamukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat yang sudah lebih dari 14 tahun rusak, tahun ini masuk dalam rencana perbaikan. Anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan kabupaten sepanjang 1,8 KM dan lebar 3 meter tersebut adalah sebesar Rp5,6 miliar, berasal dari dana alokasi khusus (DAK).

"Sebenarnya rencana perbaikan ruas Jalan Sarimukti-Kertamukti dengan panjang 1,8 KM direncanakan tahun lalu. Tapi karena tidak masuk dalam kuota akhirnya baru akan terealisasi tahun ini dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp5,6 miliar," kata Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KBB Muhammad Ridwan di Ngamprah, Selasa (5/3/2019).

Dia menyebutkan, tahun lalu pihaknya mengusulkan tujuh ruas jalan untuk diperbaiki dengan anggaran dari DAK pemerintah pusat. Namun, yang masuk kuota untuk program perbaikan hanyalah peringkat satu sampai tiga, sementara ruas Jalan Sarimukti-Kertamukti berada di peringkat empat. Peringkat satu sampai tiga yang dapat bantuan DAK adalah ruas jalan Simpang Tagog Apu-Salakuning; Cipatik-Nyalindung; dan Jambudipa- Citeureup.



Pihaknya memang sengaja mengusulkan perbaikan ruas Jalan Sarimukti-Kertamukti melalui pos DAK. Ini dikarenakan dana APBD kabupaten banyak terserap untuk berbagai program perbaikan dan peningkatan jalan, pemeliharaan, serta pembuatan drainase. Sehingga, ketika tahun lalu tidak tercover, tidak dimasukkan ke APBD kabupaten dikarenakan khawatir terjadi duplikasi anggaran.

"Kami sih ingin semua jalan rusak diperbaiki, tapi kan tetap harus memperhatikan postur anggaran yang ada. Makanya ada skala prioritas dan alternatif pengajuan anggaran apakah ke provinsi atau pusat," jelasnya.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KBB Muhammad Ridwan. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
Menurutnya, bantuan DAK pusat ke KBB pada tahun ini mengalami pengurangan. Hal itu terjadi juga di kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. Jika tahun lalu angkanya mencapai Rp16 miliar, tahun ini tinggal Rp11 miliar, yakni dipakai untuk Jalan Sarimukti-Kertamukti Rp5,6 miliar dan sisanya untuk ruas Jalan Warungawi-Pasirhaur Bojongkoneng, Ngamprah. Sementara, untuk ruas jalan lainnya ada yang diperbaiki melalui program CSR dari proyek Upper Cisokan khususnya di wilayah selatan KBB.

"Anggaran perbaikan jalan di KBB secara umum mengalami kenaikan karena dari APBD kabupaten dialokasikan sebesar Rp160 miliar. Jadi, jika ditotalkan dengan DAK mencapai Rp171 miliar. Padahal, tahun lalu total hanya Rp80 miliar," sebutnya.



(zik)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif