alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

MNC Picture Optimistis Sukses Preman Pensiun Berlanjut

Inin Nastain
MNC Picture Optimistis Sukses Preman Pensiun Berlanjut
Produser MNC Pictires Miftha Syafrian Yahya (kiri) dan Executive Vice Presiden MMC Pictures Muhammad Saufan (kanan). Foto/SINDOnews/Inin Nastain

MAJALENGKA - Film Preman Pensiun mengikuti jejak sinetronnya. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sejak resmi tayang pada 17 Januari lalu, film komedi ini sudah disaksikan oleh lebih dari 1 juta orang penonton.

MNC Pictures sebagai rumah produksi Preman Pensiun sendiri, memiliki target saat memutuskan untuk membawa Preman Pensiun dari sinetron ke layar lebar. Namun, target itu bukan dalam hal torehan jumlah penonton.

"Kami nggak pernah mematok target ya. Maksdunya kami yakin, insya Allah, Preman Pensiun bisa dinikmati penonton. Dari sinetron, akhirnya kami buat ke layar lebar. Targetnya bisa memberikan hiburan ke masyarakat dengan media berbeda, yang tadinya layar kaca jadi layar lebar," kata Produser MNC Pictires Miftha Syafrian Yahya saat menghadiri meet 'n greet dengan para aktor dan aktris film Preman Pensiun di Hotel Fitra, Jalan KH Abdul Halim, Majalengka, Minggu (10/2/2019).



Kesuksesan Preman Pensiun diterima masyarakat Indonesia sebagai film menghibur, diperkirakan akan masih berlanjut. Hal itu seiring dengan masih tingginya jumlah penonton di bioskop yang menayangkan film garapan sutradara Aris Nugraha itu.

"Alhamdulillah masih bagus. Tapi memang sekarang tuh film Indonesia lagi banyak banget. Jadi persaingannya memang tinggi. Alhamdulillah, kami masih bisa bersaing di industri film dengan kompetitor yang lumayan banyak. Bayangkan aja, setiap minggu keluar tiga film Indonesia di (periode) Januari," ujar dia.

"Alhamdulillah kami masih termasuk yang bisa bersaing walaupun (tayang) udah hampir sebulan? Tapi emang akhirnya, itu sudah seleksi alam sih, perlahan-lahan karena ada konten baru, ya otomatis kami nggak akan selamanya lah. Bioskop-bioskop juga memberi kesempatan buat film-film lain," tutur Miftha.

Miftha mengungkapkan, MNC Pictures akan terus menelurkan karya-karya berkualitas yang bisa diterima oleh masyarakat luas. "Genre apapun kami buat, asalkan itu kontennya memang punya nilai, terus menghibur. Apapun kami buat, selama itu masih bisa menjaga norma-norma di Indonesia," ungkap dia.

Di tempat sama, Executive Vice Presiden MNC Pictures Muhammad Saufan mengaku sangat bersyukur dengan respons dari para pecinta film di Tanah Air. Ke depan, pihaknya sudah berkomitmen untuk terus belajar untuk bisa ebih baik lagi dari karya-karya sebelumnya.

"Kami sih tidak mengharapkan lebih banyak ya. Maksudnya apakah bisa sampai dua juta, tiga juta dan selanjutnya. Intinya kami terus berkarya, pelajari dari sebelum-sebelumnya, kekurangannya apa saja supaya bisa menelurkan karya-karya yang lebih baik lagi, dan bisa ditonton oleh banyak orang," kata Saufan.

"Emang tidak munafik juga, kami ingin penjualannya pasti tinggi. Jadi apa yang kami dapatkan ini bersyukur alhamdulillah dan terus kami lakukan promosi seperti yang banyak juga dilihat penonton ya, oleh masyarakat promosi dari MNC Pictures," ujar pria yang biasa disapa Munna ini.

Dalam kesempatan itu, Munna juga sempat menyinggung terkait kemungkinan kelanjutan dari kisah Kang Mus dan kawan-kawan tersebut. "Yang paling kami bersyukur alhamdulillah, kolaborasi MNC Pictures dengan Aris Nugraha Production itu berbuah hasil cukup luar biasa. Kami nggak tau, mungkin nanti bisa lahir Preman Pensiun session 4, sinetron di RCTI nantinya, hehe," jelas dia

Sementara, sebagai film bergenre komedi, Preman Pensiun memiliki keistimewaan tersendiri. Penonton dibuat tertawa, tanpa harus melihat adegan lucu berlebihan.

"Jadi buat dia (Sutradara Aris Nugraha), komedi itu nggak usah dengan gestur lebay. 'Gua udah bikin skenario komedi, lu baca aja. Tanpa harus melakukan gestur lebay,' gitu," kata salah satu pemaim film Preman Pensiun, Vina Ferina, pemeran Ceu Esih, istri Kang Mus.



(awd)