alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Efektif Kurangi Kemacetan, Rekayasa Lalin di Bandung Bakal Dipermanenkan

Arif Budianto
Efektif Kurangi Kemacetan, Rekayasa Lalin di Bandung Bakal Dipermanenkan
Rekayasa arus lalu lintas di Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Jawa Barat. Foto/SINDOnews/Arif Budianto

Rekayasa Lalin di Bandung - Pemkot Bandung melakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Terusan Jakarta mulai hari ini. Rencananya, bila uji coba selama satu minggu efektif mengurai kemacetan, hal tersebut bakal dibuat permanen.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Terusan Jakarta dilakukan untuk mengurangi kemacetan di jalur ini. Upaya tersebut merupakan komitmennya sebelum menjadi wakil wali kota.

Setelah rekayasa di sepanjang Jalan Terusan Purwakarta diberlakukan, pihaknya akan mengevaluasi. Hasil rekayasa, kata dia, bakal dilihat secara komprehensif dan tidak bisa sepotong-potong.



"Setelah satu minggu, hasilnya kami evaluasi. Nanti harapannya kami dapat gambaran, apakah hasilnya baik atau kita perlu kaji rekayasa seperti apa lagi. Kami akan kaji terus," kata Yana, Senin (14/1/2019).

Bila hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemacetan sedikit berkurang, Pemkot Bandung beserta Polrestabes Bandung bakal memberlakukan secara permanen. Pada rekayasa lalin kali ini, Pemkot membawa Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk melihat kemungkinan membuat pulau atau sekat jalan permanen. "Insya allah nanti dipermanenkan. Saya hadirnya kepala dinas PU. Kalau hasilnya baik nanti dipermanenkan," kata dia.

Pantauan sementara, kata Yana, rekayasa arus kendaraan di Jalan Terusan Jakarta mengurangi kendaraan berbelok. Dengan rekayasa ini, kata dia, setidaknya tidak ada crossing di Jalan Sulaksana, Purwakarta, dan lainnya.

Dia berharap, arus lalu lintas dari arah Arcamanik atau dari Bandung ke timur bisa lancar. Setelah jalur ini, pada pekan ini Pemkot Bandung juga akan membuat rekayasa di Jalan Sukajadi. Di persimpangan setelah Taman Sukajadi nantinya akan kembali dibuka seperti semula. Sehingga, kendaraan dari arah Sukajadi atas dapat langsung lurus tanpa harus memutar. Begitu juga kendaraan yang dari arah bawah sekitar Paris Van Java dapat langsung lurus.



(zik)