alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Preman Pensiun Diputar Perdana di Bandung, Emil Terhibur

Agus Warsudi
Preman Pensiun Diputar Perdana di Bandung, Emil Terhibur
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Praratya Kamil menonton film Preman Pensiun di Ciwalk XXI, Jalan Cihampelas, Sabtu (12/1/2019). Foto/Istimewa

BANDUNG - Setelah gala premier di Jakarta pada 10 Januari 2019, film Preman Pensiun diputar perdana di Kota Bandung, tepatnya di Ciwalk XXI, Jalan Cihampelas, Sabtu (12/1/2019).

Pemutaran film komedi dengan latar belakang Kota Bandung itu dihadiri oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Praratya Kamil, Wali Kota Bandung Oded M Danial, dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Tampak pula sutradara Aris Nugraha, aktor Epy Kusnandar yang berperan sebagai Muslihat; Soraya Rasyid yang memerankan Imas; Vina Ferina memerankan Esih; Tya Arifin sebagai Kinanti, Andra Manihot memerankan Dikdik; Dedi Moch Jamasari memerankan Gobang; Deny Firdaus yang berakting sebagai Murad; Ica Naga sebagai Pipit, Kris Tato alias Bohim, dan Agung Sanda sebagai Randy.



MNC Pictures memutuskan mengangkat Preman Pensiun ke versi layar lebar karena serial sinetron itu mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat Indonesia saat tayang selama tiga musim di RCTI.

"Memang sangat baik. Saya harap warga Jabar nonton (Preman Pensiun) per tanggal 17 Januari 2019. Sukseskan film-film yang memang mengambil konteks di Bandung atau Jabar," kata Ridwan Kamil seusai menonton Preman Pensiun.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Emil ini, film Preman Pensiun membawa pesan sangat mendalam tentang tanggung jawab. Siapa yang berbuat, dia yang harus punya mempertanggungjawabkan. "Tentunya ini menjadi hikmah buat kita yang nonton. Saya dukung penuh film Preman Pensiun sukses di Jabar dan di Indonesia," ujar Emil.

Ditanya apakah terhibur setelah menonton film Preman Pensiun? "Tadi banyak ketawa-ketawanya. Karena hal yang sangat rutin, sangat receh istilahnya, tapi diangkat jadi sesuatu yang menyenangkan. Ada sedihnya juga karena endingnya juga tentu kita berdinamika lah, macem-macem, ada tawa dan sedihnya," tutur Emil.



(zik)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif