alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cuaca Ekstrem, Aspal Jalan di Kota Cimahi Mengelupas

Adi Haryanto
Cuaca Ekstrem, Aspal Jalan di Kota Cimahi Mengelupas
Sejumlah pekerja merapikan aspal yang mengelupas untuk diperbaiki di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

CIMAHI - Beberapa ruas jalan di Kota Cimahi yang baru diperbaiki, kondisi aspalnya mengelupas sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Hal tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi yang kerap mengguyur wilayah Cimahi dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satunya terlihat di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Kondisi jalan itu mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga sangat mendesak untuk segera diperbaiki.



Aspal yang mengalami kerusakan atau mengelupas sepanjang 150 hingga 800 meter. "Kalau kondisi jalannya seperti ini jelas sangat membahayakan. Semoga saja pemerintah kota bisa secepatnya memperbaiki agar pengguna jalan merasa aman," kata salah seorang pemotor yang melintas, Jumat (11/1/2019).

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPKP) Kota Cimahi sudah menggelontorkan anggaran hingga Rp1,3 miliar untuk meng-hotmix jalan sepanjang 445 meter, dari total Jalan Mahar Martanegara yang mencapai 2,6 meter di tahun 2018.

Kerusakan jalan yang baru diperbaiki itu disebabkan karena faktor derasnya luapan air dari Sungai Ciputri saat hujan. Bahkan kondisi terbaru kerusakannya semakin bertambah panjang yakni mencapai 300 meter.

"Saat ini kondisi cuaca masih ekstrem. Kami akan kembali perbaiki kerusakan jalam itu kalau cuaca sudah mendukung, semoga bisa terealisasi di akhir bulan ini," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah.

Menurutnya, perbaikan akan dilakukan oleh pihak kontrkator karena Jalan Mahar Martanegara masih jadi tanggung jawab pihak ketiga. Sehingga untuk anggarannya juga ditanggung oleh pihak kontraktor, dan itu sudah menjadi komitmen dari mereka.

Terkait aspal yang digunakan, dia menyebutkan sudah sesuai spesifikasi termasuk pengaspalan yang dilakukan sebelumnya, yakni aspal beton yang terdiri dari tiga macam lapisan.

"Kami sudah memperhitungkan segala rupa, pekerjaan sesuai dengan spesifikasi. Namun karena kondisi cuaca sedang tidak bagus dan hujan dengan intensitas tinggi terus turun jadi seperti itu," ujarnya.



(awd)