alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Gulung Komplotan Begal Motor Bersenjata Pistol Mainan

Agus Warsudi
Polisi Gulung Komplotan Begal Motor Bersenjata Pistol Mainan
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai (tengah) menunjukkan pistol mainan yang digunakan komplotan Cepot untuk melakukan kejahatan. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi

BANDUNG - Penyidik Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Bandung menggulung empat anggota komplotan begal motor yang kerap beraksi menggunakan senjata api mainan.

Dari tangan komplotan ini, polisi menyita lima unit motor hasil curian, satu telepon seluler (ponsel), dan mobil pikap Suzuki Futura 150 . Selain itu, penyidik juga mengamankan barang bukti pistol mainan yang ternyata korek api.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai mengatakan, komplotan ini terakhir beraksi di kawasan Jalan Cigagak, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung pada Minggu 4 November 2018 sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Dalam beraksi, tersangka Cecep Mulyana alias Cepot (29) yang merupakan otak kejahatan dari komplotan ini kerap menggunakan senjata api mainan. Cecep beraksi bersama Agung Karisma (20).

"Karena melawan dan melarikan diri, Cecep yang merupakan otak kejahatan komplotan ini ditembak kakinya. Begitu juga dengan Angga, tersangka penadah barang curian, ditembak kaki kirinya," kata Rifai di Makosatreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (19/11/2018).

Selain Cecep dan Agung, ujar Kasatreskrim, penyidik juga meringkus Angga Permana (29), warga Ujungberung, dan Dian alias Gayor (33) yang merupakan tersangka penadah barang curian.

Rifai mengemukakan, modus operandi kejahatan komplotan Cecep alias Cepot, tersangka menggunakan kendaraan motor memepet dan memukul korban. Setelah korban terjatuh, pelaku mengancam korban menggunakan pistol mainan. "Karena ditodong dan diancam, korban ketakutan sehingga menyerahkan sepeda motornya," ujar Kasatreskrim.

Hasil penyidikan, tutur Rifai, komplotan Cepot telah beraksi lebih dari 10 kali di wilayah Kota Bandung. Motor hasil kejahatan dijual ke penadah dengan harga Rp2 juta-Rp2,5 juta. Cepot merupakan residivis kasus serupa. Dia baru lima bulan keluar dari penjara.

"Tersangka Cecep alias Cepot dan Agung dijerat Ayat (2) ke 2 den 4 Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedangkan tersangka Angga dan Dian alias Gayor dijerat Pasal 480 tentang penadahan barang hasil kejahtan," tutur Rifai.

Polisi Gulung Komplotan Begal Motor Bersenjata Pistol Mainan



(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif