Toyota Babak Belur, Corona Sedot Laba hingga 80%

Rabu, 13 Mei 2020 - 19:04 WIB
loading...
Toyota Babak Belur, Corona Sedot Laba hingga 80%
Foto/ilustrasi.ist
A A A
TOKYO - Salah satu raksasa otomotif dunia, Toyota, benar-benar babak belur dihantam virus Corona. Imbas corona , wabah yang menjadi pandemi global itu, Toyota memperkirakan penurunan laba tahun ini sebesar 80 persen. Angka itu merupakan yang terendah dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir.

Toyota juga mengharapkan laba operasi Yen 500 miliar untuk tahun keuangan yang berakhir Maret 2021 dibandingkan dengan Yen 2,4 triliun miliar untuk periode yang sama sebelumnya. Angka-angka ini mengejutkan banyak analis yang menunjukkan dampak COVID-19 terhadap industri.

Menurut Presiden Toyota Akio Toyoda, "dampak coronavirus lebih mengejutkan daripada krisis keuangan global 2008.

(Baca: Terdampak Wabah Corona, Lebih dari 3.000 Pekerja di Bandung Kena PHK)

Toyota memperkirakan penjualan 8,9 juta kendaraan untuk tahun ini dibandingkan dengan rekor tertinggi 10,46 juta unit yang terjual tahun lalu, angka terendah dalam sembilan tahun.

Meskipun ada tekanan, Toyota menambahkan bahwa mereka akan mempertahankan pengeluaran mereka untuk tujuan penelitian dan pengembangan (R&D) serta pengeluaran besar yang sebagian besar tetap tidak berubah dari tahun lalu.

(Baca: Akibat Wabah Corona, 40 Sektor Ini Terdampak Parah)

Menurut laporan dari Reuters, Petugas Operasi Koji Kobayashi menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah berhenti berinvestasi untuk masa depan.

Analis sekarang memprediksi pemulihan yang lambat, dengan Honda baru-baru ini mengumumkan kerugian kuartal pertama sejak 2016 sementara Mazda juga memperkirakan penurunan 81 persen dalam laba mereka.
(muh)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1969 seconds (0.1#10.140)