alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

IEA Siap Kawal dan Lancarkan Laju Ambulans di Jalan Raya

Inin Nastain
IEA Siap Kawal dan Lancarkan Laju Ambulans di Jalan Raya
Logo IEA Korwil Majalengka Foto/Istimewa

MAJALENGKA - Kesadaran masyarakat pengguna jalan dalam menerapkan skala prioritas, cenderung masih minim. Bahkan, tidak jarang laju mobil ambulans yang sedang membawa pasien genting pun, terhambat lantaran pengguna jalan belum menyadari arti sebuah prioritas.

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di kota besar yang lalu-lintasnya memang sudah sangat sibuk. Kendati belum seperti kota besar, tetapi pemandangan itu pun sudah bisa terlihat di Kabupaten Majalengka.

Atas pertimbangan tersebut, sejumlah masyarakat yang merasa prihatin memutuskan untuk mendirikan sebuah organisasi yang fokus kepada kelancaran laju ambulans.

Lewat wadah Indonesia Escorting Ambulan (IEA) atau Indonesia Pengawal Ambulans, sejumlah masyarakat mencoba untuk ambil bagian guna memastikan laju mobil ambulans tidak terhambat.

IEA sendiri sejatinya merupakan wadah yang sudah ber-skala nasional. Untuk di Majalengka sendiri, IEA baru berdiri sekitar satu bulan di Kabupaten Majalengka.

"Kami ada karena peduli melihat Ambulan yang terjebak kemacetan dan diabaikan oleh pengendara lain. Padahal yang di dalam Ambulan sedang emergancy (darurat)," kata Kepala Korwil IEA Majalengka Panca Tri Sapta kepada SINDOnews, Jumat (9/11/2018).

Meski terbilang masih 'hijau,' akan tetapi keberadaan IEA Majalengka cukup mendapat respons dari masyarakat. Adanya koordinasi dengan Korwil lain, membuat mereka lebih mudah dalam melakukan pengawalan.

"Sejak berdiri sekitar 3 minggu lalu, kami sudah satu kali melakukan pengawalan. Saat itu kami mengawal Ambulan dari daerah Tasikmalaya ke Talaga (Kabupaten Majalengka). Kami hanya mengawal dan membuka jalan untuk ambulans. Jika (ambulans) keluar daerah, kami melakukan sistem estafet, sesuai SK dari pusat," ujar dia.

Dalam melakukan pengawalan, tutur Panca, pihaknya melibatkan sekitar empat personil. Selain ada anggota yang melakukan tugasnya, beberapa anggota lainnya tetap berjaga-jaga, siapa tahu ada pihak lain yang juga membutuhkan bantuan.

"Untuk pengawalan biasanya 3 sampai 4 orang, dan yang lainnya stay kembali. Kami biasa stay di RSUD Majalengka atau alun-alun. Ketika ada teman-teman yang membutuhkan, bisa menghubungi kami di nomor 088223107723," tutur Panca.

Mengingat manfaat dari aksi tersebut, dia berharap akan semakin banyak orang yang terlibat dalam aktivitas itu. Dengan demikian, peluang untuk menularkan virus kesadaran menerapkan skala prioritas di jalan raya akan semakin terbuka lebar.



(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif