alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Siap Sumbang 7,4 Juta Suara, Brigade 01 Deklarasi Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Agung Bakti Sarasa
Siap Sumbang 7,4 Juta Suara, Brigade 01 Deklarasi Menangkan Jokowi-Maruf
Komandan Daerah Brigade 01 Jabar Hasim Adnan memimpin deklarasi siap memenangkan Jokowi-Maruf di Pilpres 2019, Jumat (9/11/2018). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Para relawan yang tergabung dalam Barisan Relawan Penggerak Desa (Brigade 01) Jawa Barat menggelar deklarasi untuk memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Deklarasi Brigade 01 Jabar merupakan rangkaian dari acara serupa yang akan digelar di 34 provinsi di Indonesia. Melalui deklarasi tersebut, para penggerak desa di Jabar menyatakan siap memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 itu.

"Ini (deklarasi) yang pertama dan rangkaian dari deklarasi yang akan digelar di 34 provinsi di seluruh Indonesia," kata Komandan Nasional Brigade 01 Syaiful Huda di sela-sela deklarasi di Alun-alun Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat (9/11/2018).

Huda mengemukakan, Brigade 01 siap menyumbangkan minimal 7,4 juta suara untuk Jokowi-Ma'ruf. Target tersebut akan diwujudkan oleh seluruh penggerak desa yang tersebar di 74.957 desa di Indonesia.

"Kami akan menyumbangkan minimal 100 suara dari satu desa. Kalau 100 orang dikali 74.957 desa, artinya 7 juta suara lebih dipersembahkan untuk Pak Jokowi dan Pak KH Ma'ruf Amin. Namun tidak sedikit desa yang siap menyumbang lebih dari 100 suara," ujar dia.

Huda yang juga Ketua DPW PKB Jabar ini menuturkan, pascadeklarasi, jajaran Brigade 01 Jabar akan bergerak cepat mengerahkan seluruh simpul penggerak pemenangan di desa-desa. Bahkan, pihaknya segera menggelar koordinasi nasional yang bakal diikuti 10.000 penggerak desa. "Rencananya, koordinasi nasional ini akan dihadiri Pak Jokowi," tutur Huda.

Huda mengungkapkan, dukungan total yang diberikan Brigade 01 dilandasi dukungan penuh Jokowi terhadap pembangunan di desa-desa. Saat ini, melalui Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa, seluruh desa di Indonesia bisa mengakses anggaran besar untuk kesejahteraan masyarakat.

"Lima tahun lalu, desa hampir pasti tidak ada perubahan apapun. Hari ini, alhamdulillah hampir terjadi perubahan luar biasa. Ibu-ibu yang tadinya susah dapat bantuan modal, satu tahun terakhir mendapat bantuan modal melalui simpan pinjam yang dikelola Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) masing-masing," ungkap Huda.

Salah satu bukti lain, kata Huda, saat ini ada desa yang mampu meraih omset hingga Rp14 miliar per tahun dari pengelolaan obyek wisata. Alokasi anggaran dari APBN yang mencapai lebih dari Rp1 miliar untuk setiap desa berhasil dijadikan sumber usaha secara mandiri oleh sebagian besar desa. "Padahal desa itu dulu pemasukannya hanya 10-20 juta per tahun," kata dia.

Huda menambahkan, berkat dana desa pula, infrastruktur, seperti jalan hingga jembatan sekitar 70% dalam kondisi mulus. Bahkan, anak-anak muda desa yang dulu pengangguran dan menjadi masyarakat urban ke kota, kini mulai kembali ke desa masing-masing.

"Kami berterima kasih kepada Pak Jokowi, ini arus pembangunan baru, sangat baru bagi kami sebagai aktivis penggerak desa. Meletakkan pembangunan yang di mata kami terbaik sejak zaman reformasi," tandas Huda.

Sementara itu, Komandan Daerah (Komda) Brigade 01 Jabar Hasim Adnan mengatakan, siap mengerahkan seluruh jaringan Brigade 01 di Jabar. Apalagi, pasukan Brigade 01 di Jabar sudah terbentuk hampir di setiap desa dan siap berjuang maksimal menyosialisasikan visi dan misi Jokowi-Ma'ruf. "Di Jawa Barat kami siap menyumbangkan sedikitnya 2 juta suara untuk JOIN (Jokowi-Ma'ruf Amin)," kata Hasim.

Menurut Hasim, alasan pihaknya siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf, yakni Jokowi sebagai Presiden RI periode 2014-2019 telah membuktikan komitmennya mendukung penuh pembangunan desa, desa diposisikan sebagai subyek pembangunan.

"Bahkan Presiden Jokowi melalui misi pembangunan Nawacitanya menjadikan desa sebagai subyek pembangunan. Dengan kata lain, membangun Indonesia dari wilayah pinggiran. Itulah bukti keseriusan Pak Jokowi dalam membangun kesejahteraan masyarakat di level paling bawah," ujar dia.

Keseriusan Jokowi dalam membangun masyarakat desa, tutur dia, bukan sekadar jargon politik. Hal itu dibuktikan dengan dukungan anggaran yang mencapai lebih dari Rp1 miliar per desa per tahun.

"Kita lihat, dari 2015 sampai 2017, dana desa melalui APBN mencapai angka Rp122,099 triliun. Lalu hingga 2018 ini untuk tahap dua sebesar Rp149,31 triliun. Ini jelas bentuk keseriusan Pak Jokowi sebagai Presiden untuk membangun Indonesia dari pinggiran," pungkas Hasim.



(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif