alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hipmi Tunggu Arahan Pemprov Jabar untuk Gelar Tes Covid-19 Lanjutan

Agung Bakti Sarasa
Hipmi Tunggu Arahan Pemprov Jabar untuk Gelar Tes Covid-19 Lanjutan
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi

BANDUNG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk menggelar rapid diagnostic test (RDT) lanjutan terhadap peserta Musyawarah Daerah (Musda) XVI Hipmi Jabar.

Ketua Hipmi Jabar Surya Batara Kartika mengatakan, Hipmi Jabar mengapresiasi RDT masif yang diinisiasi Pemprov Jabar untuk memetakan sebaran pandemi virus Corona (Covid-19) dan memutus mata rantai penularan serta memberikan penanggulangan medis lebih dini bagi warga Jabar yang terindikasi positif Covid-19.

Surya mengaku bersyukur karena berhasil menjawab kehawatiran banyak pihak mengenai dugaan Musda XVI Hipmi Jabar di Karawang, 8-11 Maret 2020 lalu sebagai salah satu cluster penyebaran Covid-19 lewat pelaksanaan RDT tahap awal terhadap 25 senior Hipmi Jabar yang difasilitasi oleh Pemprov Jabar, Rabu 25 Maret 2020. (BACA JUGA: Cellica Positif Terjangkit Corona, Emil Imbau Peserta Musda HIPMI Tes Covid-19)



"Rapid test cluster Hipmi ini merupakan bagian dari program tes masif Covid-19 yang diselenggarakan di sejumlah titik se-Jawa Barat pada hari yang sama," kata Surya dalam keterangan tertulis kepada SINDOnews, Kamis (26/3/2020).

Menurut Surya, untuk memastikan kelancaran tes yang digelar secara masif tersebut, Pemprov Jabar tidak hanya memberikan fasilitas testpack Covid-19, namun juga menerjunkan langsung tenaga kesehatan (nakes) dengan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk memandu pelaksanaan tes.

"Adapun hasil yang diperoleh pada tes masif Hipmi Jabar tahap pertama ini, 25 senior Hipmi Jabar peserta tes dinyatakan negatif Covid-19. Hasil ini tentunya sangat melegakan banyak pihak, baik kalangan internal maupun eksternal Hipmi," ujar dia.  (BACA JUGA: Gubernur Sebut Sebaran Corona di Jabar dari 4 Kegiatan, Apa Saja?)

Dari kalangan internal Hipmi Jabar sendiri, tutur Surya, tentu sangat senang sekaligus berterima kasih. Sebab, kelompok senior Hipmi Jabar adalah kelompok yang paling dikhawatirkan. Selain menjadi sosok yang paling dianut, para senior secara empirik paling rentan terhadap paparan virus.

"Bahkan, Badan Pengurus Pusat Hipmi secara gamblang menyatakan salut serta apresiasi yang luar biasa atas aksi cepat tanggap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meretas cluster-cluster penularan Covid-19 di Jawa Barat," tutur Surya.

Namun demikian, ungkap dia, Hipmi Jabar menyadari bahwa pekerjaan rumah (PR) besar masih menanti, yakni terus menelusuri jejak penyebaran Covid-19 di internal Hipmi mengingat hingga kini telah terdata bahwa tujuh tamu undangan yang hadir pada Musda Hipmi Jabar di Karawang terindikasi positif Covid-19.

"Hal yang kemudian secara otomatis mengakibatkan sebanyak sekitar 700 orang yang hadir pada Musda Karawang berstatus sebagai ODP (orang dalam pemantauan) kategori A," ungkap dia.

Selain status ODP kategori A, kata Surya, hal yang semakin meningkatkan urgensi pengetesan para anggota Hipmi ini adalah bahwa keseluruhan peserta musda adalah pimpinan cabang Hipmi kabupaten/kota, sehingga dapat dibayangkan bahwa tiap-tiap pimpinan Hipmi ini berpotensi memiliki sub-cluster mereka sendiri.

"Sampai saat ini, Hipmi Jabar masih menunggu koordinasi dengan pihak Pemprov Jabar untuk menyusun rencana lanjutan tes masif Covid-19 bagi ODP pada Musda Karawang yang tengah menjalani self isolating dengan tertib sembari menunggu jadwal tes," kata Surya.

Surya menekankan, Hipmi Jabar berkomitmen berjuang bersama pemerintah dan segenap organisasi sahabat untuk menjawab tantangan melawan pandemi Covid-19 di Jabar.

Bukan hanya mematuhi setiap anjuran pemerintah, namun juga ikut berperan aktif dan bahu-membahu melakukan berbagai upaya agar warga Jabar dan seluruh Negeri berhasil melewati badai ini.



(awd)

preload video