alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Corona Masih Mangancam, Unpad Perpanjang Kuliah Jarak Jauh

Agus Warsudi
Corona Masih Mangancam, Unpad Perpanjang Kuliah Jarak Jauh
Kampus Unpad Jatinangor. Foto: ISTIMEWA

BANDUNG - Akibat wabah virus Corona atau Covid-19 dinilai masih mengancam, Universitas Padjajaran (Unpad) memperpanjang masa pembelajaran jarak jauh secara online atau dalam jaringan (daring).

Perpajangan perkuliahan jarak jauh hingga berakhir masa Ujian Semester Genap atau 19 Juni mendatang tersebut berdasarkan Surat Edaran WR1 No. 751/UN6.WR1/TU/2020 tanggal 23 Maret 2020.

Sedangkan yang mendasari SE tersebut adalah SK Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13.A tahun 2020 mengenai perpanjangan status darurat bencana wabah penyakit akibat Corona.



Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Bandung Dandi Supriadi mengatakan, selain perkuliahan, Ujian Tengah Semester (UTS) pun bakal dilakukan secara jarak jauh pada 6 hingga 10 April.

"Dosen diminta untuk merancang metode penilaian capaian pembelajaran dengan menimbang kesiapan dosen, kewajaran beban pekerjaan, hingga kemudahan akses mahasiswa," kata Dandi, Rabu (25/3/2020).

Dandi mengemukakan, praktik klinik yang tak berkaitan dengan penanganan Corona juga bakal dibatasi dan digantikan dengan metode jarak jauh hingga kondisi di Indonesia kembali normal.

Sedangkan kepada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, tesis, atau disertasi, ujar dia, dianjurkan menggunakan studi literatur.

"Penyelesaian tugas akhir, skripsi, thesis, dan disertasi didorong untuk menggunakan metode yang dapat memanfaatkan data sekunder atau studi literatur karena data primer akan sulit didapat dalam situasi seperti ini," ujar pakar New Media Unpad ini.

Unpad, tutur Dandi, telah menyediakan alternatif metode pembelajaran, penyelenggaraan ujian atau sidang dapat diunggah melalui laman live.unpad.ac.id.

Diketahui, data pasien positif terinfeksi Corona dan meninggal dunia di Jabar bertambah. Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) pada Selasa (24/3/2020) pukul 19.40 WIB tercatat total angka positif corona mencapai angka 60 pasien (sebelumnya 59). Mereka berasal dari berbagai wilayah di Jabar seperti Kota Cimahi, Kabupaten Bogor hingga Kota Bandung.

Jumlah pasien positif Corona yang meninggal dunia 10 orang. Dari data tersebut, 2 dari 10 pasien yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Bekasi, sedangkan 1 pasien lainnya dari Kabupaten Bandung yang meninggal dunia di RS Hasan Sadikin.



(awd)

preload video