alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pangandaran Awasi Warga dari Luar Negeri dan Daerah Terpapar Corona

Syamsul Ma'arif
Pangandaran Awasi Warga dari Luar Negeri dan Daerah Terpapar Corona
Salah satu hotel di Pangandaran yang juga diminta memperketat pengawasan tamu. Foto/SINDOnews/Syamsul Maarif

PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengawasi warganya yang baru pulang setelah berkunjung dari luar negeri dan daerah yang terpapar virus corona.
"Pemkab Pangandaran tidak akan izinkan mereka yang sudah berkunjung keluar Negeri dan datang dari daerah terpapar Virus Corona keluar rumah selama 14 hari," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Rabu (25/3/2020).

Hingga saat ini, belum ditemukan pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Pangandaran. Namun, Jeje menjelaskan telah menyiapkan langkah sistematis sebagai upaya serius mencegah potensi penyebaran virus Corona. Pengawasan tersebut merupakan salah satunya.

Selain melibatkan Babinsa dan Babinkabtimas, pengawasan secara langsung mensyaratkan upaya proakif ketua RT dan ketua RW, serta pemerintah desa. ”Harus proaktif untuk melaporkan perkembangannya," jelas Jeje.



Upaya pencegahan lain, Pemkab Pengandaran sedang menyiapkan kegiatan penyemprotan disinfektan secara massal. Saat ini telah siap sekitar 4.000 liter cairan disinfektan. "Perkantoran pelayanan publik akan disediakan bilik sterilisasi atau sterillization chamber dan sudah disiapkan 24 unit," terangnya. (Baca : Hadang Corona, Tiga Pasar Tradisional Disemprot Disinfektan)

Pemkab Pangandaran juga sedang menyiapkan ruang isolasi berkapasitas dua orang, bila ada warga yang sudah status PDP namun belum bisa dibawa ke rumah sakit rujukan. "Kami bersyukur hingga saat ini di Kabupaten Pangandaran belum ada warga yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP)," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran yang merangkap Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki mengatakan, belum ditemukan pasien positif Virus Corona atau Covid-19 di Pangandaran. "Hingga pukul 13.00 WIB hari ini belum ditemukan satu pun Covid-19 yang positif di Pangandaran," katanya.
Meskipun demikian, ada 55 orang dalam pemantauan (ODP). Mereka adalah warga yang diketahui baru berkunjung ke wilayah yang terpapar virus Corona.

"Seseorang dikategorikan ODP apabila 14 hari sebelum sakit dia memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi (penularan) di luar atau area transmisi lokal di dalam Negeri," tambahnya.

Ciri orang tersebut menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yakni demam (≥38ºC), atau riwayat demam yang disertai salah satu gejala, tanda penyakit pernafasan seperti batuk, sesak, sakit tengorokan, pilek, pneumonia ringan hingga berat.

"Kita berdo'a dan terus berikhtiar agar tidak ada penduduk Pangandaran yang terpapar Virus Corona, saya mengimbau semua warga selalu berperilaku hidup bersih dan sehat serta cuci tangan pakai sabun di bawah air mengalir sesering mungkin,” imbaunya.



(muh)

preload video