alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Flower Shows, Upaya Meningkatkan Wisata Bunga di Lembang

Adi Haryanto
Flower Shows, Upaya Meningkatkan Wisata Bunga di Lembang
Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar Frans Teguh bersama Owner The Lodge Group Henny Smith saat membuka Flower Shows di objek wisata Fairy Garden, Lembang, Jumat (19/10/2018). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Keberadaan sentra bunga Cihideung dan sayuran di kawasan Cibodas Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), telah menjelma menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke Bandung.

Untuk lebih mengangkat dan memperkenalkan lagi potensi petani bunga dan sayuran The Lodge, Lembang menggelar Flower Shows di objek wisata Fairy Garden. Acara ini berlangsung selama tiga hari, Jumat sampai Minggu 19-21 Oktober 2018.

Owner The Lodge Group Henny Smith mengatakan, Flower Shows terinspirasi oleh keberadaan Florania atau Peri Bunga yang ada di Fairy Garden yang selalu mengajak anak-anak untuk menanam bunga.

Melihat potensi petani bunga di Cihideung dan sayuran di Cibodas, Lembang, pihaknya mencoba mengkombinasikan kedua hal tersebut melalui sebuah pameran.

"Ada lebih dari 200 pengrajin bunga di Cihideung dan tidak semua tertampung di kegiatan Flower Shows ini. Tujuannya bagaimana kami menjembatani antara pengrajin, petani, dan konsumen (pembeli) dalam bertransaksi," kata Henny kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).

Menurut dia, keberadaan pengrajin bunga di Cihideung dan petani sayuran di Lembang jangan sampai hilang, karena itu adalah kebanggaan dan ikon daerah. Khusus untuk bunga, biasanya ada trend bunga yang diminati konsumen.

Seperti saat ini yang sedang booming adalah Bunga Kala Lili yang bibitnya dari Ekuador dan Teregi dari Belanda. Guna meningkatkan kemampuan para petani bunga, pihaknya juga akan memberikan pelatihan.

"Semoga saja dengan kegiatan Flower Shows ini kualitas dan keberagaman bunga asal Cihideung, Lembang, tidak kalah dengan bunga dari Batu, Malang," ujar dia.

Selain menikmati beragam bunga dan sayuran, pada kegiatan ini pengunjung juga bisa menikmati wahana negeri dongeng. Seperti Lola's Library, tempat anak-anak berimajinasi menyaksikan pertunjukkan puppet show.

Art Factory tempat pembuatan karya seni dan kriya. Kemudian Woodfairy wahana kayu yang memberikan kesempatan anak bermain dengan binatang peliharaan seperti kelinci, domba, dan kuda.

Asisten Deputi Manajemen Strategis, Kementerian Pariwisata, Frans Teguh yang hadir pada event ini menilai, keberadaan objek wisata perlu ditunjang dengan aktivitas pendukung yang dapat menarik wisatawan.

Melalui Flower Shows, petani perajin bunga dan sayur di Lembang, KBB, akan lebih dikenal. Hal itu yang menjadi pembeda sehingga ada keunikan yang membuat wisatawan tertarik.

"Ini inisiatif yang baik untuk menarik wisatawan. Perlu dikembangkan lagi karena pariwisata itu harus ada aktivitas bukan hanya objeknya saja," kata dia.



(awd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif