Virus Corona Bikin Keuangan Klub Italia Memble, Juventus Paling Parah

Minggu, 08 Maret 2020 - 09:22 WIB
Virus Corona Bikin Keuangan Klub Italia  Memble, Juventus Paling Parah
Juventus disinyalir bakal kehilangan uang paling besar di antara klub Serie A lainnya akibat penyebaran virus Corona. Foto/Reuters
A A A
ROMA - Virus Corona bukan hanya membuat jadwal pertandingan sepak bola di Italia berantakan. Virus yang diberi nama resmi COVID-19 ini juga menyebabkan kerugian keuangan sejumlah klub, khususnya di Serie A.

Merebaknya virus Corona di Negeri Pizza membuat penyelenggaraan olah raga menjadi kacau. Sepak bola juga ikut terkena imbasnya. Sejumlah laga diberbagai level, termasuk Serie A dan Coppa Italia harus ditunda. (Baca juga; Dampak Corona, Liga Champions Berhenti Pakai Jasa Wasit Italia )

Perkembangan terbaru, pemerintah Italia memutuskan membolehkan pertandingan sepak bola digelar, hanya saja di ruangan tertutup alias tanpa penonton. Ini berlaku sampai 3 April 2020. Alasannya untuk mencegah wabah yang berasal dari Wuhan, China itu semakin meluas.

Kebijakan ini diterapkan terhadap semua pertandingan yang berlangsung di Italia, baik itu Serie A, Coppa Italia maupun Liga Champions. Hal ini jelas bakal menimbulkan kerugian besar, khususnya dari segi keuangan. (Baca juga; Preview Juventus vs Inter Milan: Dalam Ancaman Corona )

Juventus disebut-sebut sebagai pihak yang paling dirugikan. Hingga 3 April 2020, La Vecchia Signora akan melakoni tiga laga kandang, yakni kontra Inter Milan di Serie A (9/3/2020), Olympique Lyon di Liga Champions (18/3/2020), dan Lecce di kompetisi domestik (22/3/2020).

Semua partai itu dipastikan bakal digelar tanpa penonton. Itu berarti Si Nyonya Tua akan kehilangan pemasukan sekitar 4,1 juta euro per laga kandang. Artinya, total kerugian yang akan dialami tim asuhan Maurizio Sarri itu bisa menembus 12,3 juta euro.

Inter Milan dan AC Milan juga ikut mengalami kerugian, tapi tidak sebesar Juventus. Inter dan Milan akan dua kali menjadi ruan rumah hingga awal April nanti. Artinya, masing-masing bakal kehilangan 2,7 juta euro dan 3,4 juta euro dari dua laga kandang itu.

Sementara AS Roma akan merugi 2,3 juta euro karena ada dua laga yang digelar di Olimpico. Bila dikalkulasi, sebanyak 20 klub Serie A akan merugi hingga 28,6 juta euro dari penjualan tiket akibat penyebaran virus Corona.
(wib)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
artikel/ rendering in 3.0557 seconds (0.1#10.140)