alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Longsor Landa Tasikmalaya, Satu Warga Dikabarkan Hilang Tertimbun Tanah

Agus Warsudi
Longsor Landa Tasikmalaya, Satu Warga Dikabarkan Hilang Tertimbun Tanah
Anggota tim rescue Pos SAR Tasikmalaya tiba di lokasi longsor dan akan melakukan pencarian korban Didi pada Sabtu (29/2/2020). Foto/Humas Basarnas Bandung

BANDUNG - Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Palasari RT 001/RW 002, Desa Santamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 28 Februari 2020 sekitar pukul 05.30 WIB.

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari, Kamis 27 Februari 2020. Bahkan hujan deras telah terjadi sejak Selasa 25 Februari dan Rabu 26 Februari 2020.

Peristiwa tersebut dikabarkan mengakibatkan Didi (63), warga Kampung Palasari, hilang terkubur longsoran tanah. Saat ini, korban tengah dalam pencarian.



Selain menyebabkan satu warga hilang, material tanah juga menutup jalan penghubung antarkampung dan lahan persawahan tertimbun material longsor.

Untuk membantu upaya pencarian korban Didi, Kantor Search and Resceu (SAR) atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya.

"Setalah melakukan koordinasi dengan BPBD Tasikmalaya dan Tagana Tasikmalaya, Kantor SAR Bandung memerintahkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya berangkat menuju lokasi kejadian," kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah.

Deden mengemukakan, Basarnas Bandung menerima informasi peristiwa longsor di Cisayong sekitar pukul 15.00 WIB dari Tagana Tasikmalaya.

Longsor, ujar Deden, disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cisayong selama tiga hari berturut turut. "Saat longsor terjadi, korban Didi diduga sedang berada di persawahan," ujar Deden.

Karena tim rescue tiba di lokasi kejadian menjelang petang, pencarian akan dilakukan esok hari, Sabtu (29/2/2020). "Hingga pukul 17.30 WIB, berdasarkan assement tim rescue di lapangan dan pertimbangan teknis, pencarian korban akan dilakukan esok hari pukul 08.00 WIB," tutur Deden.

Selain empat anggota tim rescue Pos SAR Tasikmalaya, unsur yang juga berada di lapangan tiga personel Tagana Kabupaten Tasikmalaya, dan lima personel BPBD Kabupaten Tasikmalaya.



(awd)

preload video