alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Galang Donasi untuk Korban Gempa Palu-Donggala

Adi Haryanto
Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Galang Donasi untuk Korban Gempa Palu-Donggala
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan membawa kencleng sebagai upaya penggalangan dana bagi korban bencana gempa di Palu dan Donggala, Senin (8/10/2018). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Ada yang berbeda dengan pelaksanaan apel pagi yang diikuti ratusan PNS di lingkungan Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (8/10/2018). Apel pagi yang langsung dipimpin Bupati KBB Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan itu diisi dengan kencleng penggalangan dana bagi korban bencana gempa di Palu dan Donggala.  

Ratusan PNS yang melaksanakan apel di halaman parkir Setda KBB sempat diabsen satu per satu oleh Aa Umbara. Mereka yang datang terlambat dan tidak memakai atribut atau kelengkapan pangkat juga dicatat. Selepas itu, bupati, wakil bupati, dan para PNS berjalan menuju Masjid Ash-Shiddiq untuk melaksanakan istigasah. Sebelum itu kencleng donasi dibawa berkeliling oleh Bupati Aa Umbara dan diikuti oleh Wakil Bupati Hengki Kurniawan.

"Hari ini saya sebagai pembina PNS di KBB ingin mengajak seluruh PNS untuk membantu saudara kita di Palu dan Donggala yang membutuhkan bantuan," kata Bupati Aa Umbara Sutisna kepada wartawan.

Sebagai wakil dari masyarakat Bandung Barat, lanjut Umbara, dirinya menyampaikan rasa prihatin pada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah tersebut. Pemda KBB akan memberi bantuan semampunya. Meski kecil nilainya namun diharapkan itu bisa menunjukkan solidaritas PNS KBB. Hal itu pun pernah ditunjukkan juga ketika Pemda KBB memberikan bantuan kepada korban bencana di Lombok, NTB beberapa waktu lalu.

"Ini adalah aksi spontanitas dan alhamdulilah PNS KBB punya kepedulian tinggi kepada sesama. Terbukti dalam sekali keliling setengah jam saja berhasil terkumpul Rp18 juta lebih," sebutnya.

Menurutnya, aksi spontanitas ini harus terus ditindaklanjuti oleh masing-masing SKPD. Kendati tidak mengeluarkan surat edaran resmi, dirinya mengimbau agar masing-masing SKPD juga menindaklanjuti untuk terus menggalang donasi. Sebab, pada aksi spontanitas ini ada juga PNS yang tidak hadir dan kebetulan tidak membawa dompet, sehingga belum sempat memberikan sumbangan.

"Kami akan memberi bantuan sesuai kemampuan kami. Nanti kalau nominalnya sudah cukup seperti waktu disumbangkan ke Lombok yang lebih dari Rp100 juta baru kita salurkan, karena kalau belasan juta masih terlalu kecil," tandasnya.



(zik)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif