alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Optimalkan Program Kerja, PPLPI Jabar Dorong Kabupaten/Kota Bentuk DPC

Agung Bakti Sarasa
Optimalkan Program Kerja, PPLPI Jabar Dorong Kabupaten/Kota Bentuk DPC
Ketua DPW PPLPI Jabar Lina Marlina Ruzhan (tengah) mendorong seluruh kabupaten/kota untuk membentuk DPC PPLPI untuk memaksimalkan program kerja PPLPI. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLPI) Jawa Barat mendorong kabupaten/kota di seluruh Jabar untuk membentuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPLPI.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPLPI Jabar Lina Marlina Ruzhan mengatakan, pembentukan DPC PPLPI di setiap kabupaten/kota bertujuan untuk mengoptimalkan realisasi program kerja lewat sinergitas yang dibangun bersama pemerintah.

Istri Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum itu menyebutkan, hingga saat ini, baru terbentuk delapan DPC PPLPI di delapan kabupaten/kota di Jabar.



"Di antaranya Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Bogor, Cimahi, Kota Bandung, Depok, dan Cianjur," ujar Lina seusai Rapat Pleno PPLPI Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (14/2/2020).

Lina sendiri mengaku sudah berkomunikasi dengan perwakilan dari sembilan kabupaten/kota yang dalam waktu dekat ini akan membentuk DPC PPLPI.

Lina yakin, lewat pembentukan DPC, program-program yang telah dirumuskan PPLPI dapat memberikan dampak yang lebih luas. Dia juga menilai, sejumlah ide yang mencuat dalam rapat pleno pun cukup menjanjikan untuk membantu pemerintah.

"Program-program tadi yang disampaikan itu keren-keren. Kalau hanya disampaikan di tingkat provinsi saja, pesertanya berarti sebagian besar hanya Bandung Raya," ujarnya.

Lebih lanjut Lina mengatakan, cukup banyak program kerja PPLPI yang dapat disinergikan dengan pemerintah, seperti berkolaborasi untuk mewujudkan program Citarum Harum yang selama ini mendapat perhatian besar.

"Itu kan bisa menjadi garapan kami, bagaimana mengajak perempuan-perempuan yang ada di Jabar agar bisa mencintai lingkungan dengan menjaga lingkungan sungai," paparnya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun bisa berkolaborasi dengan pemerintah dalam penanganan isu kesehatan, seperti penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) yang juga menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, kata Lina, penderita TBC di Jabar juga cukup tinggi.

"Kita bisa berkolaborasi, ikut di dalamnya supaya mampu mengedukasi masyarakat bagaimana mencegah TBC, termasuk juga stunting," imbuhnya.

Karena itu, Lina berharap, setiap kabupaten/kota dapat segera membentuk DPC. Dia menargetkan, paling lambat setelah Idul Fitri atau pada Mei 2020 ini, DPC PPLPI di seluruh Jabar terbentuk.

"Deadline saya pengen setelah Lebaran sudah pembentukan DPC-DPC di seluruh kabupaten/kota karena saat ini masih ada 19 kabupaten/kota yang belum membentuk DPC," pungkasnya.



(awd)

preload video