alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kantor Hukum M Ali Nurdin Tangani Kasus Sakura Medical Bandung

Agus Warsudi
Kantor Hukum M Ali Nurdin Tangani Kasus Sakura Medical Bandung
Advokat Mohamad Ali Nurdin menangani kasus Sakura Medical. Insert: Sakura Medical di Jalan Pajajaran, Kota Bandung. Foto-foto/Dok Pribadi Mohamad Ali Nurdin

BANDUNG - Toko perlengkapan medis Sakura Medical Dental Laboratorium & Chemical di Jalan Pajajaran Bandung digeledah personel Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan ahli salah seorang ahli waris.

Penggeledahan Sakura Medical oleh peronel Bareskrim Mabes Polri itu terjadi pada Januari 2020. Kasus Sakura Medical ditangani oleh Law Office Mohamad Ali Nurdin & Partners yang berkantor di di Jalan Braga, Kota Bandung.

Mohamad Ali Nurdin mengatakan, kasus ini terjadi akibat dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh salah seorang ahli waris. Akibat perbuatan tersebut, Samuel Jaya Effendie selaku ahli waris dalam akta otentik, kehilangan hak waris peninggalan mendiang orang tuanya, pemilik Sakura Medical.



Atas dugaan tindak pidana tersebut, Samuel Jaya Effendie selaku korban melalui Law Office Mohamad Ali Nurdin & Partners sebagai kuasa hukum, membuat laporan polisi di Bareskrim Mabes Polri.

"Kami melaporkan dugaan pelanggaran tindak pidana pemalsuan surat UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 263, Keterangan Palsu Dalam Akta/Otentik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 266, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU/Money Laundering) UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Pasal 3 dan Pasal 4. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara," kata Mohamad Ali Nurdin kepada wartawan di kantornya, Rabu (12/2/2020),

Ali Nurdin mengemukakan, laporan Polisi tersebut selain didasari atas telah terjadi dugaan pemalsuan tanda tangan dalam akta otentik yang menyebabkan Samuel Jaya Effendie kehilangan hak-haknya, juga dikarenakan telah terjadi peralihan kepemilikan atas aset kepada pihak ketiga tetapi ditemukan kejanggalan karena kenyataannya aset-aset tersebut masih dikuasai oleh OJE selaku ahli waris.

Pada Januari 2020 pihak berwajib menindaklanjuti laporan itu dengan proses penyelidikan, pemeriksaan, dan penggeledahan terhadap pihak-pihak terkait. Salah satu yang digeledah adalah Sakura Medical, Jalan Pajajaran, Kota Bandung.

"Selain itu, pihak berwajib telah menetapkan beberapa tersangka terkait laporan dari Samuel Jaya Effendie. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama pihak berwajib dapat mengungkap kejahatan yang terjadi di Sakura Medical," ujar Ali Nurdin.

Kantor Hukum M Ali Nurdin Tangani Kasus Sakura Medical Bandung

Disinggung tentang informasi bahwa Law Firm Hotman Paris & Partners tidak lagi menjadi penasihat hukum OJE yang menguasai aset-aset Sakura Medical, Ali Nurdin membenarkan. "Pada awalnya kedua belah pihak penasihat hukum menyarankan untuk berdamai, namun dalam prosesnya menemui jalan buntu," pungkas Ali Nurdin.



(awd)

preload video