alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gagal Rampas Motor, Begal di Cikarang Bacok Korban Pakai Celurit

Abdullah M Surjaya
Gagal Rampas Motor, Begal di Cikarang Bacok Korban Pakai Celurit
Kawanan begal kembali beraksi di Jalan Jarakosta, RT 7/04, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. SINDOnews/Abdullah M Surjaya

BEKASI - Kawanan begal kembali beraksi di Jalan Jarakosta, RT 7/04, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Meskipun gagal merampas sepeda motor, kawanan begal ini melukai korban, Darma Adi Wijaya (50), dengan celurit.

Korban mengalami luka di bagian tangan kanan karena berusaha menangkis sabetan celurit. Namun aksi kawanan begal ini gagal merampas sepeda motor Honda Vario milik korban.

"Diduga pelaku lebih dari dua orang, kami masih memburu para pelakunya," kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kompol Sunardi, Senin (20/1/2020). (Baca juga; 2 Begal di Bekasi Dilumpuhkan Polisi)



Dia menuturkan peristiwa itu bermula saat korban baru saja membeli sepeda motor, lalu menjajalnya. Saat melintas di depan PT GBK, persis perempatan Kampung Jarakosta Desa Sukadanau, dipepet oleh pelaku.

Tak hanya disitu, pelaku mencabut kunci motornya dan berusaha mengambil sepeda motor korban. Tetapi korban mempertahankan, sehingga pelaku turun mengeluarkan sebilah celurit dan diayunkan ke badan korban.

"Tapi oleh korban ditangkis dengan menggunakan kedua tangannya. Saksi yang dibonceng korban berteriak hingga warga sekitar pada berdatangan," katanya. Hingga akhirnya datang, seorang petugas keamanan di PT GBK untuk menyelamatkan korban.

"Dari situ warga juga berdatangan dan hubungi polisi. Pelaku kabur dan hanya membawa kunci kontak motor korban," ungkapnya. Hingga saat ini, perkara ini masih dalam proses penyelidikan unit Reskrim Polsek Cikarang Barat.

Sementara korban yang mengalami luka sabetan telah diobati dan sudah membuat laporan polisi."Walaupun sepeda motornya tidak hilang, tapi ini kena kasus kekerasan atau penggunaan senjata tajam. Kita masih selidiki dan buru para pelaku itu, semoga segera ditangkap," tegas Kompol Sunardi.



(wib)

preload video