alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menjajal Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Rina Anggraeni
Menjajal Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek
eberapa kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek Km 28, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019). Foto/Antara/Fakhri Hermansyah/foc

BEKASI - Sebelum Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah media termasuk SINDOnews berkesempatan menjajal jalan tol sepanjang 36,4 km tersebut, Kamis (12/12/2019).

Jalan Tol Layang Japek berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh terutama golongan I dan II menggunakan Tol Layang Japek.

SINDOnews pun berkesempatan untuk mencoba tol layang Jakarta-Cikampek yang diharapkan bisa mengurai kemacetan di Jalan Tol Cikampek. Tol yang memiliki panjang 36,4 km ini sudah dilengkapi dengan rambu jalan, mulai dari larangan berhenti, kecepatan kendaraan serta beberapa rambu lainnya.



Kondisi aspal terlihat cukup bagus walaupun ada beberapa lonjakan serta ruas jalan yang tidak merata dan belum terlalu mulus. Karena itu, para pemakai jalan tol diimbau mengatur laju kendarannya. Ruas jalan ada tiga jalur yakni kiri dan kanan serta bahu jalan yang hanya boleh digunakan untuk keadaan darurat.

Di Jalan Tol Japek tidak ada tempat istirahat hingga keluar Tol Cikampek. Jalan tol layang tersebut dilengkapi dengan delapan akses jalur darurat yang terhubung dengan setiap simpang susun (interchange) di jalur eksisting. Tujuannya agar ketika ada kondisi darurat bisa segera ada akses evakuasi lewat interchange yang dilengkapi tangga ke bawah.

Delapan titik tersebut ada di KM 13, 17, 21, 24, 28, 31, 36 dan 38. Sepanjang jalan pun hanya terlihat beberapa bangunan tinggi serta sawah yang bisa membuat pemandangan tidak membosankan.



(zik)