alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Serahkan Maskara ke 7 Desa Mandiri, Emil: Bisa untuk Nonton Persib

Inin Nastain
Serahkan Maskara ke 7 Desa Mandiri, Emil: Bisa untuk Nonton Persib
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Bupati Majalengka Karna Sobahi saat menyampaikan sambutan di atas Maskara. Foto/SINDOnews/Inin Nastain

MAJALENGKA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan sebanyak tujuh Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) untuk tujuh desa mandiri di Kabupaten Majalengka, Rabu (11/12/2019). Lewat sumbangan itu, diharapkan masyarakat desa bisa benar-benar lebih sejahtera lagi dibanding sebelumnya.

"Tujuh mobil Maskara untuk tujuh desa mandiri. Ke depan insya Allah kita tambahi anggarannya supaya warga desa merasakan manfaatnya. Yang selama ini keluar uang, sekarang uangnya bisa ditabung, karena ada mobil siaga yang kita siagakan dari pemerintah provinsi bersama DPRD," kata Emil, demikian dia biasa disapa.

Emil menjelaskan, Maskara tersebut nantinya bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat. Selain itu, dengan dilengkapi layar, Maskara juga bisa jadi media hiburan bagi masyarakat desa. "Bisa untuk hiburan, nonton Persib, teleconference, dan lain-lain. Mudah-mudahan kebermanfaatan ini bisa dirasakan warga desa. Kami ingin warga desa bahagia, sejahtera," jelas dia.



Terkait penentuan desa mandiri, Emil menjelaskan sudah diklasifikasi oleh pemerintah pusat. Sistem kepemimpinan yang baik jadi salah satu pertimbangan desa tersebut layak disebut sebagai desa mandiri.

"Desa mandiri itu, klasifikasi dari Kementerian yang kualitas akuntabilitas dan pelayanan publiknya itu dianggap baik ya. Ekonominya maju, pelayanan publiknya tinggi, kemudian kualitas kepemimpinannya juga baik. Rata-rata nilainya A. Ini (Maskara) menjadi aset desa. Jadi silakan dimanfaatkan."

Di desa-desa mandiri tersebut juga akan ditetapkan sistem online. Anggaran untuk desa ke depan hanya bisa dilakukan secara online. "Nanti desa mandiri itu ada e-Budgeting, bagaimana desa, seperti kami di Provinsi dalam mengajukan anggaran di tahun depan, tidak boleh manual lagi. Semua harus proses serba online," papar dia.

Tujuh desa mandiri yang mendapat Maskara itu tersebar di sejumlah kecamatan. Tujuh desa itu yakni Desa Talaga Wetan (Kecamatan Talaga), Maja Selatan (Kecamatan Maja), Kumbung (Kecamatan Rajagaluh), Pagandon (Kecamatan Kadipaten), Tarikolot (Kecamatan Palasah), Bantar Agung (Kecamatan Sindangwangi), dan Desa Malausma (Kecamatan Malausma).



(zik)