alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tahun Ini Ribuan Perempuan di Kabupaten Subang Resmi Menjanda

Didin Jalaludin
Tahun Ini Ribuan Perempuan di Kabupaten Subang Resmi Menjanda
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi

SUBANG - Kasus penceraian di Kabupaten Subang cukup tinggi. Sampai Desember 2019 tercatat sudah 4.384 perkara penceraian yang disidangkan di Pengadilan Agama (PA) Subang. Kasusnya didominasi cerai gugat atau pihak istri mengajukan cerai terhadap suami.

"Dari 4.384 perkara perceraian itu, 3.204 perkara di antaranya adalah cerai gugat. Sementara sisanya, 1.180 kasus, cerai talak atau pihak suami yang mengajukan cerai. Artinya, penceraian didominasi gugatan cerai istri terhadap suami," kata Humas PA Subang Cecep Parhan Mubarok mewakili Ketua Pengadilan Agama Subang Khaharudin, Senin (9/12/2019).

Cecep mengemukakan, perceraian tersebut terjadi di rumah tangga usia produktif, dari usia 25 tahun ke bawah sebesar 20 persen dan usia 25-40 tahun sebesar 60 persen. Sementara, 17 persen usia lanjut 50-60 tahun dan usia 60 tahun sebesar 3 persen.



Angka itu menegaskan jumlah janda muda semakin bertambah di Subang. Adapun pemicu penceraian bisa dikatagorikan didominasi faktor okonomi, karena suami yang tidak bekerja, selain dari kasus perselingkuhan dan lain-lain.

"Pasangan yang mengajukan gugat perceraian tersebut lebih banyak dari wilayah Pantura, dikarenakan sang istri ingin bekerja sebagai TKI ke luar negeri sebab suami tidak bekerja atau tidak berpenghasilan tetap sihingga tak bisa menafkahi istrinya. Kemudian, ada juga kasus akibat campur tangan pihak ketiga," ujar Cecep.

Jumlah penceraian tahun ini di Kabupaten Subang, tutur dia, meningkat 24% dibanding 2018. Tahun lalu, perkara pencaraian yang terdaftar di Pengadilan Agama Subang hanya 3.894 perkara.

Menurut Cecep, jumlah perkara gugatan cerai tahun ini bisa terus bertambah sampai akhir Desember nanti. Karena sampai saat ini setiap hari ada saja masyarakat yang mengajukan gugatan perceraian ke PA Subang, baik cerai gugat maupun cerai talak.

"Jika dijumlahkan berikut dengan permohonan yang saat ini sedang diproses totalnya ada 4.872 perkara cerai. Sementara 4.384 perkara tadi adalah yang sudah diputus," pungkas dia.



(awd)