alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemprov Jabar Gandeng e-Commerce untuk Tekan Korupsi Pengadaan Barang-Jasa

Agung Bakti Sarasa
Pemprov Jabar Gandeng e-Commerce untuk Tekan Korupsi Pengadaan Barang-Jasa
CEO Mbizmarket.co.id Rizal Paramarta memaparkan bentuk kerja sama dengan Pemprov Jabar dalam konferensi pers di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (26/11/2019). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Pemprov Jawa Barat menggandeng Mbizmarket.co.id, sebuah perusahaan e-commerce guna mendukung aktivitas belanja langsung. Kerja sama itu pun bertujuan untuk menekan potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa.

Nota kesepahaman kerja sama (MoU) tersebut ditandatangani oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan CEO Mbizmarket.co.id Rizal Paramarta serta COO dan Co Founder Mbizmarket.co.id Ryn Hermawan di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Ika Mardiah mengatakan, kerja sama yang dibangun tersebut sudah sesuai dengan dasar hukum, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16/2016 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. "Kerja sama ini dibangun untuk menyesuaikan perubahan pola interaksi sosial, ekonomi, dan bisnis di era revitalisasi," kata Ika dalam Konferensi Pers di Trans Luxury Hotel, Jumat (6/12/2019)



Ika meyakinkan, melalui kerja sama ini, aktivitas pengadaan barang dan jasa yang berkategori belanja langsung bakal lebih efektif. Pasalnya, melalui Mbizmarket.co.id, transaksi pembelian barang dan jasa dilakukan dengan mudah, cepat, dan efisien.

"Pengadaan barang dan jasa lewat Mbiz ini nilai transaksinya di bawah Rp50 juta, misalnya alat tulis, kertas, makanan atau minuman. Nantinya tidak perlu lagi belanja langsung ke toko, tapi lewat Mbiz yang bisa dilakukan dari kantor. Pemprov Jabar juga mendorong para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lebih aktif terlibat dalam pengadaan barang dan jasa melalui platform digital ini," ujar dia. 

Keuntungan lain yang diperoleh dari kerja sama ini, lanjut Ika, yakni memudahkan evaluasi dan monitoring setiap transaksi pengadaan barang dan jasa serta meningkatkan pencatatan, akuntabilitas, transparansi, efisiensi, dan efektivitas. Dengan begitu, kata Ika, potensi praktik koruptif dalam pengadaan barang dan jasa dapat ditekan.

"Saya sering dapat laporan, sebenarnya (harga barang) Rp400.000, tapi dipaksa harus bikin kuitansi Rp800.000. Saya terusik, kok masih ada yang seperti itu. Saya pikir kalau seperti itu, yang kecil-kecil kalau dikumpulin bisa banyak juga, bisa miliaran bocornya," tutur Ika.

Disinggung alasan pihaknya menunjuk Mbizmarket.co.id, Ika menjawab bahwa platform digital tersebut mampu memfasilitasi Pemprov Jabar untuk membeli langsung barang dan jasa kepada pihak penjual. Sehingga, pembayarannya pun langsung kepada penjual, tidak masuk dulu ke Mbizmarket.co.id. "Beberapa memang penyedia e-commerce kami hubungi, tapi ada kendala, kami inginnya bayar langsung ke penjualnya, bukan ke pemilik platform," ungkap Ika.

Meski sudah menggandeng Mbizmarket.co.id, namun Ika menekankan, untuk pengadaan barang dan jasa yang berkategori belanja tidak langsung atau harus melalui lelang tetap dilakukan melalui e-katalog yang selama ini sudah tersedia. "Kalau e-katalog itu khusus untuk (belanja) yang besar-besar dan harus tender dulu, lama. Kalau yang kecil-kecil untuk sehari-hari, para penyedia itu kalau masuk e-katalog rumit," tutur Ika.

Pihaknya berharap, kerja sama pengembangan emarketplace ini ikut mendukung perolehan nilai sebesar-besarnya (value for money) dari pengadaan barang/jasa hang dilakukan Pemprov Jabar serta membuka peluang usaha yang kompetitif, sehat, dan wajar. "Sistem pengadaan barang dan jasa lewat Mbizmarket.co.id ini nantinya akan diterapkan di seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemprov Jabar," tandasnya.

Sementara itu, CEO Mbizmarket.co.id Rizal Paramarta mengatakan, pemanfaatan Mbizmarket.co.id tepat dalam upaya mendorong pertumbuhan UMKM. Pasalnya, para pelaku UMKM pun saat ini membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang efektif, sehingga memudahkan mereka dalam mengembangkan usahanya. "Melalui kerja sama ini, kami juga memiliki peluang besar dalam membudayakan penerapan tata kelola yang efisien, bersih, dan berintegritas di Pemprov Jabar," kata Rizal.

COO Mbizmarket.co.id Ryn Hermawan menambahkan, Mbizmarket.co.id merupakan salah satu platform yang memungkinkan pembeli dan penjual melakukan transaksi secara langsung. Pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan perusahaan barang dan jasa yang selama ini bekerja sama atau menjadi rekanan Pemprov Jabar. "Nantinya, rekanan penyedia barang dan jasa yang biasa digunakan oleh Pemprov Jabar akan masuk ke dalam komunitas kami," ujar dia.



(awd)