alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

101 Siswa Dikmata TNI AD Ditempa di Dodik Secata Rindam Pangalengan

Agus Warsudi
101 Siswa Dikmata TNI AD Ditempa di Dodik Secata Rindam Pangalengan
Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf D R Indarto Kusnohadi memeriksa pasukan saat membuka Dikmata TNI AD Gelombang II Tahun 2019

BANDUNG - Sebanyak 101 pemuda mengikuti Pendidikan Pratama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahun 2019. Mereka dididik selama beberapa bulan di kawah candradimuka Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Pendidikan calon prajurit Tamtama TNI AD tersebut dibuka oleh Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf D R Indarto Kusnohadi mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Senin (2/12/2019).

"Kalian telah berhasil menyisihkan pemuda-pemuda lainnya yang juga ingin mendarmabaktikan diri sebagai prajurit TNI AD. Karena itu, mantapkan hati untuk dapat menjalani pendidikan ini sampai selesai, sehingga cita-cita kalian menjadi prajurit TNI bisa terwujud," kata Danrindam saat membacakan sambutan Pangdam.



Indarto mengemukakan, Dikmata TNI AD Gelombang II Tahun 2019 ini diikuti 101 pemuda dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Di antaranya, ada anak petani, purnawirawan TNI, dan Polri serta pegawai negeri sipil (PNS).

"Pendidikan yang akan kalian ikuti ini merupakan tahap awal untuk membentuk kalian memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga, pengetahuan, dan keterampilan dasar keprajuritan golongan Tamtama, serta memiliki jasmani yang samapta," ujar Indarto.

Dikmata, tutur Danrindam dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pendidikan dasar keprajuritan dan tahap pendidikan dasar golongan Tamtama. Tahap pendidikan dasar keprajuritan dimaksudkan untuk mengubah sikap, perilaku, pola pikir, dan karakter dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD.

Sedangkan pada tahap pendidikan dasar golongan Tamtama, prajurit siswa akan dididik, diliatih, dan dikembangkan baik fisik maupun mental, serta dibekali dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan. "Sehingga mampu menjadi Tamtama TNI AD yang terlatih dan profesional, " tutur Danrindam.

"Saya yakin bahwa sejak awal mendaftarkan diri dan bersaing dengan pemuda-pemuda lain yang mempunyai cita-cita menjadi prajurit TNI AD, kalian telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Kunci utama agar bisa menyelesaikan pendidikan adalah memiliki mental dan fisik yang tangguh dan kuat," tandas Indarto.

Dalam sambutan tertulisnya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menyerahkan 101 siswa Dikmata TNI AD Gelombang II Tahun 2019 kepada Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf D R Indarto, pelatih, dan unsur pendukung lainnya, untuk dididik, dilatih, dan ditempa menjadi prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas serta memiliki jiwa kesatria sebagai parajurit Sapta Marga.

"Hindari terjadinya kecelakaan latihan, kerugian personel, dan materil dalam pelaksanaan pendidikan dengan tidak mengurangi sedikitpun esensi dari kegiatan pendidikan," kata Pangdam.



(awd)