alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Buka ASMAM 2019, Wakil KSAD: Jiwa Korsa Kekuatan Moril Satuan

Agus Warsudi
Buka ASMAM 2019, Wakil KSAD: Jiwa Korsa Kekuatan Moril Satuan
Para peserta ASAMM 2019 foto bersama seusai pembukaan di Bandung. Foto/Pendam Siliwangi

BANDUNG - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman membuka 9th ASEAN Sergeant Major Annual Meeting (ASMAM) 2019 di Hotel Aryaduta Bandung, Senin (25/11/2019).

Wakil KSAD mengatakan, ASMAM merupakan kegiatan tahunan Angkatan Darat se-ASEAN, sekaligus wadah interaksi dan forum diskusi bagi para bintara tinggi guna membahas persoalan penting dalam lingkup teknis dan operasional yang dihadapi bersama dan berpengaruh besar bagi kemajuan kerja sama militer di ASEAN.

Pada pelaksanaan ASMAM 2018 lalu, kata Tatang, menunjukkan bahwa meski kultur militer masing-masing negara ASEAN berbeda, namun tantangan dan persoalan yang dihadapi prajurit relatif sama.



"Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui perspektif, metode, atau pengalaman lain dari yang kita rasakan, agar diperoleh solusi Iebih efektif dan komprehensif,” kata Tatang.

Pada sisi lainnya, Tatang mengemukakan, pada 9th ASMAM 2019 ini, akan membahas tentang "Peranan Kepemimpinan Bintara dalam Meningkatkan Esprit de Corps atau Jiwa Korsa." Tema tersebut sangat relevan dihadapkan pada tantangan tugas di lingkungan militer saat ini.

Jiwa korsa, ujar Wakil KSAD, adalah nilai dasar yang membentuk soliditas dan kekuatan moril di setiap satuan dalam menghadapi tugas-tugas berat, bahkan berisiko nyawa sekalipun.

Di sini, peranan para bintara tinggi sangat krusial dalam menjabarkan perintah, menjaga kesiapan prajurit, baik melalui latihan dan penguatan moril, maupun dengan memberikan bimbingan teknis dalam setiap tugas operasi.

Karena itu, perbedaan budaya, sejarah, pengalaman tugas, serta kondisi sosial masing-masing peserta, tentunya dapat menjadikan forum diskusi akan lebih berwarna serta menghasilkan kesimpulan yang komprehensif.

"Hasil dari forum ini akan menjadi rekomendasi kepada para pimpinan Angkatan Darat ASEAN, sebagai fokus program kerja sama bilateral dan multilateral berikutnya,” tutur Wakil KSAD.



(awd)