alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menhan Prabowo Subianto Buka Pertemuan KSAD se-ASEAN di Bandung

Agus Warsudi
Menhan Prabowo Subianto Buka Pertemuan KSAD se-ASEAN di Bandung
Menhan Prabowo Subianto membuka 20th ASEAN Chief of Army Multilateral Meeting (ACAMM) atau Pertemuan Bilateral Pimpinan Angkatan Darat Negara-negara ASEAN ke-20/2019 di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi

BANDUNG - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto membuka 20th ASEAN Chief of Army Multilateral Meeting (ACAMM) atau Pertemuan Bilateral Pimpinan Angkatan Darat Negara-negara ASEAN ke-20/2019 di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.

Dalam sambutan dalam Bahasa Inggris, Prabowo mengatakan, pertemuan ini sangat penting untuk merumuskan strategi pertahanan negara-negara ASEAN sekaligus memetakan ancaman dan tantangan ke depan. Kerja sama dan perdamaian di antara negara-negara di ASEAN sangat penting, terutama sikap saling memahami.

"Radikalisme dan terorisme merupakan tantangan dan ancaman kita bersama. Karena itu, harus ada kesamaan visi dan strategi untuk mengantisipasi ancaman ini," kata Prabowo.



Menhan berharap 20th ACAMM 2019 digelar sukses dan menghasilkan rumusan penting dalam mengantisipasi ancaman dan tantangan saat ini dan yang akan datang. "Disadari atau tidak, suka ataupun tidak, ada pergerakan dinamis yang mengancam negara-negara di ASEAN. Maka dari itu, pertemuan ini diharapkan ada kerja sama yang baik antarnegara-negara ASEAN," ujar Menhan.

Pertemuan ini, tutur Prabowo, sangat penting terutama dalam memperkuat solidaritas dari antarnegara ASEAN. "Ancamannya sungguh nyata, dari kejahatan transnational, radikalisme, dan terutama terorisme," tutur Prabowo.

Prabowo juga mengucapkan selamat kepada Angkatan Darat Filipina yang berhasil membebaskan sandera dari kelompok bersenjata di Sulu, Filipina selatan. "Mereka bisa membantu menyelamatkan warga asing (dari Indonesia) yang menjadi tawanan di Sulu, Filipina bagian selatan," ungkap mantan Danjen Kopassus ini.

Selain itu, ujar dia, selama ini negara-negara ASEAN telah banyak membantu masyarakat Indonesia. Terutama dalam hal membantu penanganan bencana yang terjadi di Indonesia. "Beberapa tahun terakhir, negara-negara ASEAN sahabat kita selalu siap membantu saat bencana," ujar Prabowo.

Hal yang menjadi prioritas, tutur Prabowo pada pertemuan ini adalah penanganan bersama terhadap ancaman bahaya terorisme. "Maka dari itu saya amat berharap ada komunikasi yang baik antarnegara ASEAN apabila ada ancaman terorisme tersebut," tutur dia.

Prabowo juga meminta ACAMM bisa melahirkan pasukan bersama yang nanti bekerja sama dalam berbagai hal dengan tujuan misi kemanusiaan, pemberantasan, dan penanganan terorisme tersebut.

"Saya juga sangat menyukai motto acara ini, 'Together We Can'. Kita kedepankan persahabatan, kerja sama untuk menjadikan masing-masing negara di ASEAN meningkatkan kesejahteraannya," kata dia.

Prabowo berharap, melalui pertemuan ini akan tercipta perdamaian demi terciptanya stabilitas di masing-masing negara ASEAN. "Hanya saja perdamaian itu perlu memperhitungkan berbagai aspek semisal kewaspadaan, persiapan, dan komitmen dalam menjaga ketahanan negara. Ini demi kuatnya kedaulatan di masing-masing Negara ASEAN agar bisa lebih terus maju dan berkembang di masa yang akan datang," tegas Prabowo.

20th ACAMM berlangsung selama tiga hari dari Senin hingga Rabu (25-27 November 2019). ACAMM merupakan kegiatan yang diadakan demi mempersatukan visi dan misi para pemimpin Angkatan Darat semua negara yang tergabung di ASEAN.

Ke-10 pimpinan Angkatan Darat dan staf yang hadir adalah KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Kasad Indonesia, Asops KSAD Mayjen TNI M Fachrudin, Aspam KSAD Mayjen Santos G Matondang, Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

KSAD Brunei Brigadier General Dato Seri Pahlawan Awang Khairul Hamed Bin Awang Haji Lampoh Major Muhammad Aiman Syazwi bin Abdul Rahim, Lieutenant Shah Minan Adnan bin Hj Rosli, Warrant Officer 1 Selamat bin Haji Md Yassin.

KSAD Kamboja Gen Hun Manet, Lieutenant General Prak Sovanna, Major General Leng Lim, Brigadier General Moeung Makara, Brigadier General Mok Chan Sothea, Brigadier General Seng Pitou, dan Brigadier General Meach Hon.

KSAD Laos Major General Chantong Sonetat, Collonel Phayvanh Chanthaphomma, Major OUD Sipasirth, dan Lieutenant Ms Soudany Chanyalath,

KSAD Malaysia Jenderal Tan Sri Dato Seri Panglima Hj Ahmad Hasbullah B Hj Mohd Nawawi, Mejor Jen Datuk Pahlawan Redzuan bin Hj Baharuddin, Brigadier Jenderal Datuk Muhammad Hafizuddeain bin Jantan, Kolonel Roslan bin Shaari, Kolonel Samsul Rizal bin Musa, Nurul Damia Binti Samsul Rizal, Mejor Mohd Shamsul Rizal bin Rzamin (ADC to PTD), dan Kapten Siti Nur Natasya binti Hashim (LO to Isteri PTD).

KSAD Myanmar Vice Senior Gen Soe Win, Major General Thant Zin, Collonel Aung Zaw Lin, dan Captain Hein Htet Zaw.

KSAD Filipina Lieutenant General Macairog S Alberto Afp, Collonel Romulo A Manuel Jr Gsc (Inf) Pa, Major Rey Vergel A Annogui (Inf) Pa, dan Captain Emerson P Nelvis (Inf) Pa.

KSAD Singapura Singapura Major General Goh Si Hou, Collonel Chua Jin Kiat, Collonel Tan Cheng Kwee, Collonel Anang S/O Sathi Kumar, Lieutenant Collonel Terence Yeow Guan Liang, Major James Fu Yubin, MS Chan Chu Xuan.

KSAD Thailand General Apirat Kongsompong, Lieutenant General Pornsak Poolsawad,  Lieutenant General Chairat Changkaew, MG Ukris Boontanondha, Collonel Chakkrawut Yoonan, Collonel Noppadon Kuljanyavivat, Collonel Banchachit Saensunon, Lieutenant Collonel Supakarn Jindawat, Lieutenant Collonel Mongkol Thupchai, Collonel Pisut Tempatarachoke, Collonel Bunyakitnothai, Collonel Panaphol Ratanachaiyant, 2Lt Nattiya Buarung, 2Lt Nallaphan Teerasetsak, 2Lt Kochaya Rattanaworachat, Mr Natapong Rodgunpai, dan Mr Parinya Mo-On.

KSAD Vietnam Lieutenant General Nguyen Tan Cuong, Col Bui Xuan Ann, Sr Col Dao Minh Khoi, Col Tran Van Loi, Sr Capt Nguyen Ngoc Trung, Lieutenant Nguyen Le Minh.



(zik)